Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Breaking News / Rencana Replanting Kebun Sawit Masih Tunggu Dana dari Pusat

Rencana Replanting Kebun Sawit Masih Tunggu Dana dari Pusat

MUKOMUKO – Meski sudah diverifikasi dan ditetapkan lahan mana saja milik masyarakat yang mendapat Program Replanting atau peremajaan kebun kelapa sawit, tapi hingga Jumat (1/3) belum ada terlihat aktivitas replanting tahun 2019.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko, Eri Siagian, S.Hut, belum lama ini menjelaskan, seharusnya dana tersebut sudah turun Januari 2019. Tapi hingga berakhir bulan Februari 2019, dana tersebut tak kunjung masuk ke rekening kelompok tani.

Kabid Perkebunan saat dikonfirmasi RB mengatakan pihaknya sedang menunggu kepastian turunnya dana program replanting. Pasalnya, sudah banyak petani yang tanya realisasi dari rencana kucuran dana untuk Program Replanting.

Apalagi ini sudah digaungkan sejak tahun 2017. Dia berharap program ini dapat direalisasikan tahun ini dan bisa secepatnya dicairkan. Pihaknya tidak menginginkan Program Replanting gagal. Seperti salahsatu program pemerintah pusat tidak melanjutkan Program cetak sawah baru di Kabupaten Mukomuko.

“Kita juga masih menunggu. Memang kabarnya awal tahun 2019 sudah turun. Tapi sampai sekarang belum ada. Kita sudah bingung, mau bagaimana lagi menanyakan kepada mereka. Karena kita juga dipertanyakan oleh petani,” keluh Eri.

Kondisi ini makin membuat pihaknya keteteran. Karena disisi lain, petani mulai menyangsikan realisasi program ini. Sementara bagian lain, katanya, target replanting tanaman kelapa sawit di Mukomuko seluas 3.000 hektare harus sudah rampung tahun 2021.

Sementara kalau benar mulai direalisasikan tahun 2019, baru untuk lahan seluas 562,7 hektare. Sehingga masih banyak lagi target luasan lahan yang terjaring dari Program Replanting. ‘’Sampai sekarang menunggu realisasi bantuan dana. Ini sudah disampaikan ke masyarakat sejak 2017 lalu. Jadi wajar kalau terus ditanyakan masyarakat,” jelas Eri.

Perlu diketahui, dari luasan lahan 562,7 hektare yang sudah verifikasi, yakni kelompok tani Tunas Harapan Kecamatan Air Manjuto sebanyak 54,1 hektare, KRP Tanera Sejahtera Buang Tanjung sebanyak 103,3 hektare, KRP Wanita Usaha Kecamatan Selagan Raya sebanyak 134,1 hektare, KRP Sungai Barau sebanyak 167,9 hektare, dan KRP Mukomuko sebanyak 103,1 hektare.

‘’Kalau dihitung jumlah pemilik lahan atau kepala keluarganya (KK), itu merupakan milik dari 267 kepala keluarga. Sesuai dengan usulan yang sudah diverifikasi,” demikian Eri.(hue)

Berita Lainnya

Wagub Dijadwalkan Dilantik di Istana

BENGKULU– Hasil Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) di DPRD Provinsi Bengkulu sudah diserahkan kepada Menteri Dalam ...

error: Content is protected !!