Kamis , 21 November 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Diserang Hama Jamur, Hasil Panen Kopi Turun Drastis

Diserang Hama Jamur, Hasil Panen Kopi Turun Drastis

CEK KONDISI: Warga di Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang sedang mengecek kondisi tanaman kopi miliknya dari serangan hama. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Mayoritas petani kopi di Kabupaten Kepahiang saat ini mengeluhkan hasil panen yang menurun drastis pada musim panen ini. Hal ini dikarenakan belakangan hampir seluruh tanaman kopi yang ada, terserang hama jamur sehingga berdampak pada hasil panen yang tidak maksimal.

Salah satu petani kopi, Purwanto (43) warga Taba Tebelet mengungkapkan ia dan beberapa petani lainnya kesulitan mencari solusi atas hama jamur yang menyerang tanaman kopi belakangan ini. Ia juga mengeluhkan minimnya sosialisasi dari pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, terkait pemberantasan hama jamur ini.

“Dalam kurun lima tahun terakhir ini, baru kali inilah hasil panen jatuh drastis, hal ini diakibatkan hama jamur yang menyerang sehingga beberapa tanaman kopi kami mati,” keluh Purwanto.

Ia juga berharap, harusnya Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang bisa peka terhadap kondisi yang dialami petani seperti saat ini. Karena kalau hal ini dibiarkan terus menerus, maka Kabupaten Kepahiang selaku penghasil kopi terbesar di Provinsi Bengkulu tentu akan menurun kualitas kopinya.

“Harusnya ada sosialisasi dari dinas terkait, bagai mana cara untuk membrantas hama jamuran tersebut. Kalau kita tahu jenis obat untuk membrantas hama jamur ini, kita bisa memberikan perawatan rutin,”ungkap Iwan.

Hal serupa diungkapkan, Ikhwan (38), warga Desa Kelobak yang mengatakan kalau pemerintah tidak segera mengambil langkah atas kondisi ini, maka tidak menutup kemungkinan para petani kopi di Kabupaten Kepahiang bisa gulung tikar. Sebab tidak ada lagi kopi yang berkualitas yang bisa mereka hasilkan untuk dijual.

“Kalau sekarang setiap kali panen petani selalu rugi. Kalau hama jamur ini dibiarkan terus lama-lama semua kopi petani mati, karena penyakit hama jamur ini sifatnya menyebar, dari satu batang ke batang yang lainnya,” singkat Ikhwan. (sly)

Berita Lainnya

Guru dan Murid Dibegal

KEPAHIANG – Warga Desa Pagar Agung Kecamatan Bermani Ilir sekitar pukul 11.30 WIB Selasa (19/11) ...

error: Content is protected !!