Rabu , 19 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Kejar Adipura, Pemda Kabupaten Buat Perda Bank Sampah

Kejar Adipura, Pemda Kabupaten Buat Perda Bank Sampah

PARIPURNA : Bupati Bengkulu Utara Ir. H Mian saat menyerahkan nota Raperda  pada Ketua DPRD Aliantor Harahap, SE. (foto : shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Bupati Bengkulu Utara Ir. H Mian menyerahkan dua Raperda pada DPRD Bengkulu Utara, Senin (4/3). Yakni Perda Perubahan RPJMD dan Perda tentang Pengelolaan Sampah. Perda pengelolaan sampah ini menjadi salah satu syarat untuk meraih Adipura sebagai Supremasi kebersihan kota.

Perda tersebut akan menunjukan keseriusan pemerintah bukan hanya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Namun juga keseriusan Pemkab dalam menciptakan nilai ekonomi baru dalam pengelolaan sampah.

Bupati Mian menerangkan meskipun masuk dalam kategori Kota Kecil yang tidak terlalu banyak memproduksi sampah perharinya, namun Kota Arga Makmur tetap harus memiliki Bank Sampah. Sehingga sampah yang ada dikelola lagi oleh kelompok sehingga memiliki nilai ekonomi baru.

“Ini akan kita kembangkan. Dengan adanya Perda ini, maka kegiatan yang dilakukan itu akan memiliki dasar hukum sendiri,” terangnya.

Segi pengelolaan sampah menjadi batang bernilai ekonomi baru memag memiliki point yang besar dalam penilaian Adipura. Terlepas dari Adipura, ia juga merasa Bank Sampah perlu untuk menguangi sampah yang dibuang dan justru menjadi sampah yang berharga.

“Nanti akan kita bentuk kelompok-kelompok di setiap kecamatan. Sehingga sampah yang dibuang masyarakat tidak semuanya masuk ke TPA, melainkan bisa disalurkan ke kelompok dan diolah menjadi barang ekonomi,” katanya.

Selain Raperda tentang pengelolaan sampah, Pemkab juga menyerahkan Raperda tentang Perubahan RPJMD. Ada beberapa program pokok pembangunan yang diubah sehingga pembangunan lebih terarah dan sesuai dengan visi misi pemerintahan.

“Intinya kita membangun dengan pola kawasan, menyesuaikan dengan program pemerintah pusat dan provinsi. Sehingga pembangunan memang tertata dan terlihat,” pungkas Mian. (qia)

 

Berita Lainnya

Ngamuk di Polsek, 3 Polisi Dihujam Pisau

ARGA MAKMUR – Erik Syafrizal (30) dan Titin Rohania (38) keduanya warga Desa Taba Renah, ...

error: Content is protected !!