Senin , 17 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Soal Jalinbar dan Hutan, Bupati Temui Menteri

Soal Jalinbar dan Hutan, Bupati Temui Menteri

ARGA MAKMUR – Hari ini Bupati Bengkulu Utara Ir. H Mian dijadwalkan berada di Jakarta. Ia akan bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Menteri Desa dan PDTT serta Kepala BPN, hal ini terkait beberapa persoalan yang ada di Bengkulu Utara. 

Salah satu agenda yang akan dibawa adalah persoalan Infrastruktur di Bengkulu Utara terutama infrastruktur jalan nasional. Termasuk Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang kini rusak parah baik itu lubang  maupun abrasi hingga membuat jalan putus. Sedangkan jalan tersebut kini tak bertuan lantaran sudah lepas dari jalan nasional.

“Infrastruktur itu sangat penting. Termasuk irigasi yang menjadi  wewenang pemerintah pusat. Ini juga sangat penting terkait dengan program ketahanan pangan,” terangnya. 

Selain itu, Pemkab Bengkulu Utara juga memiliki “PR” terkait lahan wilayah hutan yang sudah bertahun-tahun menjadi kawasan pemukiman lantaran ditinggali masyarakat seperti di Dusun Air Kuro Napal Putih, Ketahun dan Padang Jaya. Mian berharap dengabn bertemu Kepala BPN bisa membuat penurunan status lahan hutaan menjadi hutan sosial.

“Kita akan bertemu langsung dan kita berikan profil lengkap wilayah. Sehingga ini akan menjadi pertimbangan. Karena ini terkait dengan kawasan pemukiman masyarakat,” ujarnya.

Saat ini fokus pemerintah pusat adalah membangun dari pinggiran atau pedesaan. Bengkulu Utara memiliki desa terbanyak di Provinsi Bengkulu yaitu 215 desa dan hanya memiliki lima kelurahan. Sehingga ada banyak program desa yang bisa dikucurkan ke Bengkulu Utara.

Bantuan Pak Menteri Desa memang sudah besar, namun memang kebutuhan kita sangat banyak. Baik itu pembangunan desa maupun kawasan transmigrasi,” terangnya. (qia)

Berita Lainnya

Pentas Seni, Pawai Adat dan Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Perayaan HUT Kota Curup ke-139

CURUP – Bupati Rejang Lebong  H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si secara resmi membuka  Pagelaran Pentas ...

error: Content is protected !!