Jumat , 18 Oktober 2019
Home / Metropolis / Stop Ghibah dan Fitnah

Stop Ghibah dan Fitnah

AKSI: Puluhan massa dari Forum Aksi Kota Membangun (Fakam) menggelar aksi damai di depan Kantor Walikota, kemarin (4/3). (foto: wahyu/rb)

BENGKULU – Sebanyak 50 orang massa mengatasnamakan dari Forum Aksi Kota Membangun (Fakam) menggelar aksi damai di depan Kantor Walikota dan DPRD Kota, Senin (4/3) pagi. Mereka meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota untuk menjauhi ghibah dan fitnah dengan tetap bekerja profesional. Salah satunya dengan tidak terlalu mengeksploitasi masalah pribadi dialami oleh salah satu Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan kerja Pemkot.

Dalam aksi tersebut, sejumlah massa membawa spanduk yang berisi berbagai tulisan, salah satunya seperti stop ghibah dan fitnah. DPRD Kota harus bekerja profesional dan tidak mudah termakan isu yang berdampak dari sejumah pihak yang mengambil untung dalam kasus tersebut.

Selain itu Fakam menilai hal yang belum diketahui secara pasti kebenarannya lebih baik tak dibesar-besarkan seperti yang terjadi saat ini, “Sebaiknya hal ini tak terlalu dibesar-besarkan karena itu ranahnya pribadi. Jadi stop membicarakan urusan pribadi orang lain ataupun gibah dan fitnah,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap), Syaiful Anwar.

Dikatakan Syaiful, pihaknya mendukung Pemkot dibawa kepemimpinan Walikota Helmi Hasan untuk  terus membangun Kota Bengkulu lebih maju lagi. Ia berharap Pemerintah Kota dan DPRD Kota untuk terus bersinergi dalam membangun Kota Bengkulu tercinta. “Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang tidak baik berupa ghibah tersebut. Sebaiknya fokus untuk membangun daerah ini. Karena dalam ajaran agama pun ghibah dan fitnah itu dilarang,” terangnya.

Selang beberapa menit menggelar aksi, kemudian perwakilan masa menemui pejabat Pemkot yakni Asisten II Pemkot, Matriyani Amran, didampingi pejabat Pemkot lainnya di ruang Hidayah Kantor Walikota.  “Kita akan tampung dulu, dalam hal ini akan kita laporkan dengan atasan kita,” ujar Matriyani di hadapan perwakilan massa. (new)

Berita Lainnya

Enam Kontingen Sudah Konfirmasi

BENGKULU – Total ada 10 provinsi yang mengikuti ajang PORWIL X Sumatera, hingga kemarin (17/10) ...

error: Content is protected !!