Selasa , 22 Oktober 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Capaian KIA Rendah

Capaian KIA Rendah

Oly Stupeu

KEPAHIANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepahiang, sepertinya tahun ini  belum bisa mencapai target cetak Kartu Identitas Anak (KIA). Saat launching Oktober 2018 lalu, ditarget pembuatan KIA di Kabupaten Kepahiang mencapai 38.576 lembar. Hingga Maret ini, baru 5.000 KIA selesai dicetak.

Kabid Pendataan Pelayanan Kependudukan Oly Stupeu, SH mengatakan lambatnya pencetakan KIA lantaran kendala alat rekam milik Dinas Dukcapil Kepahiang yang hanya 1 unit. Sementara daftar tunggu untuk perekaman KIA setiap harinya cukup banyak.

“Bahkan saat ini saja daftar tunggu kita mencapai angka 6.000-an lebih, atau setiap harinya ada 200 pengajuan perekaman KIA. Sementara alat yang kita miliki hanya 1 unit,” ungkap Oly.

Diketahui KIA merupakan salah satu layanan administasi kependudukan di Indonesia, satu dari 23 output layanan kepedudukan. Saat ini tidak hanya identik dengan Akte Kelahiran.

“KIA atau yang akrab disebut KTP Anak ini mengacu pada Permendagri Nomor 2 Tahun 2016. Bertujuan untuk pendataan secara nasional guna menjaga dan melindungi hak masyarakat sipil sejak dilahirkan,” beber Oly.

KIA dibagi menjadi 2 jenis, yakni KIA tanpa foto untuk anak usia 0-5 tahun, dan KIA dengan foto untuk anak usia 5-17 tahun. “Untuk anak usia 17 tahun yang berhak KIA adalah yang belum menikah. Sementara jika usianya di bawah 17 tahun namun sudah menikah, maka tidak wajib mendapatkan KIA,” ujarnya.

Lebih lanjut Oly berharap partisipasi masyarakat yang memiliki anak di bawah usia 17 tahun di Kabupaten Kepahiang, agar bisa segera mengurus pembuatan KIA ke Dinas Dukcapil Kabupaten Kepahiang. Selain itu juga ia berharap program KIA ini bisa didukung semua pihak. Seperti RSUD Kepahiang, Dinas Dikbud Kepahiang dan lainnya. Karena intansi itu langsung bersentuhan dengan urusan anak.

“Walaupun pada proses penerbitannya ada beberapa kendala seperti keterlambatan lantaran hanya memiliki 1 operator, ketersediaan blangko dan lainnya. Namun saya yakin kendala tersebut bisa terselesaikan dengan baik seiring waktunya,” demikian Oly. (sly)

Berita Lainnya

Dana Insentif Daerah Turun Drastis

KEPAHIANG – Ada yang menarik dari pelaksanaan rapat paripurna yang digelar, Senin (21/10) di gedung ...

error: Content is protected !!