Jumat , 21 Februari 2020
Home / Daerah / Kaur / MAK Kaur Terancam Gagal Beroperasi  

MAK Kaur Terancam Gagal Beroperasi  

Bujang Ruslan

KOTA BINTUHAN – Rencana Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Kabupaten Kaur beroperasi tahun ini, Terancam gagal. Saat ini Kementerian Agama RI tengah mengkaji ulang keberadaan MAK. Alasannya,  pengangguran terbesar di Indonesia disumbang dari lulusan sekolah kejuruan. Rencananya MAK ini akan diganti dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) regular. Namun dilengkapi dengan keterampilan layaknya sekolah kejuruan. Ini disampaikan Kasi Madrasah Kemenag Kaur, Bujang Ruslan kepada RB.

“Kita rencananya mau MAK, namun karena ada penilaian dari Kementerian Agama. Maka MAK ini akan kita ganti dengan MAN reguler biasa, namun siswanya diberi keterampilan khusus. Tidak hanya itu saja siswanya juga harus tinggal di asrama tidak seperti MAN yang ada saat ini,” kata Bujang kepada RB.

Rencana membangun MAK ini sudah tiga tahun yang lalu. Pembangunan dilakukan secara bertahap diperkirakan tahun ajaran 2019-2020 mulai menerima siswa perdana. Namun dengan adanya rencana perubahan nama dan konsep madrasah ini, belum bisa dipastikan mulai beroperasi  tahun ini.

Dengan berdirinya kembali MAN di wilayah Kaur, maka jumlah MAN saat ini tiga unit. Satu MAN Bintuhan, kemudian MAN baru di Tanjung Kemuning dan MAS Nasal yang saat ini tetap menerima siswa baru.

“Kita harapkan tahun ini MAN reguler dengan keterampilan di Tanjung Kemuning bisa operasi. Namun kita juga masih menunggu petunjuk dari Kanwil Kemenag Bengkulu bagai mana nantinya,” pungkas Bujang Ruslan. (cik)

Berita Lainnya

Operasi Wanalaga Nala, Polres Kaur Amankan 11 Burung

KOTA BINTUHAN– Sebanyak 11 ekor burung yang dilindungi, Kamis (20/2) diamankan Unit Tipiter Polres Kaur. …