Minggu , 15 Desember 2019
Home / Metropolis / Sistem CAT Lelang Terbuka Masih Dikaji

Sistem CAT Lelang Terbuka Masih Dikaji

KOTAK BERKAS: Panitia menyiapkan kotak tempat memasukan berkas persyaratan seleksi JPTP. (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Panitia Seleksi (Pansel) masih mengkaji penggunaan sistem Computer Asisted Test (CAT) pada pelaksanaan Seleksi Terbuka (Siska) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Tahapan lelang terbuka ini sendiri sudah disusun oleh panselnas.

“Masih akan dibicarakan dengan pansel. Kalau memang bapak (gubernur, red) berkeinginan seperti itu. Jika final dengan pansel, ada tahapan tambahan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Diah Irianti.

Lanjut Diah, bila sistem CAT ini disetujui oleh anggota pansel lainnya maka akan ada tambahan tahapan diluar yang sudah diumumkan oleh pansel. Lantaran, tes tertulis pada tahapan seleksi kompetensi/asemen itu tersendiri, dan dengan tim juga sendiri. Melibatkan kampus Universitas Bengkulu (Unib) sebagai tim asesmen.

“Asesmen itu tersendiri. Kalau pansel juga setuju, bisa jadi sebelum atau sesudah tahapan penulisan makalah dilaksanakan ujian tertulis dengan sistem CAT,” beber Diah.

Sementara itu jumlah pendaftar Siska JPTP di lingkungan Pemprov Bengkulu hingga kemarin sore ada 139 pendaftar, dengan jumlah peserta yang sudah menentukan pilihan formasi jabatan ada 98 orang dan 41 lainnya belum menentukan formasi pilihan. Sedangkan jumlah peserta yang sudah melengkapi berkas, baru ada sekitar 6 orang.

“Biasanya menjelang penutupan nanti, peserta akan memasukan berkas persyaratan. Kita harapkan peserta tidak lagi mengulur waktu segera masukan berkas tepat waktu,” kata Sekda Provinsi (Sekdaprov) Nopian Andusti.

Nopian juga mengimbau bagi ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu yang sudah memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai peserta seleksi terbuka JPTP. Bukan hanya sebagai peluang bagi ASN dalam meniti karir tapi juga momentum untuk mencari pengalaman terlepas dari terpilh atau belumnya itu bukan persoalan.

Seperti pengalaman dirinya yang selalu ikut ambil bagian dalam setiap seleksi terbuka yang dibuka kementerian, menjadi bekal dirinya saat mengikuti seleksi sekda lalu. “Kesuksesan dalam mengikuti seleksi ini bukan soal pintar saja tapi juga pengalaman. Seperti saya, yang pertama saya babak belur. Kedua naik sedikit begitu juga ketiga, dan yang terakhir ini kelima (sekda, red) Alhamdulillah,” tutur sekda memotivasi ASN. (key)

Berita Lainnya

Pembangunan RTH di Simpang Kandis Sudah 95 Persen Rampung

BENGKULU– Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun di Simpang Kandis segera rampung. Ini disampaikan Plt. ...

error: Content is protected !!