Rabu , 29 Januari 2020
Home / Borgol / Tangguhkan Penahanan Tersangka Kasus HGU

Tangguhkan Penahanan Tersangka Kasus HGU

Pasma Royce

BENGKULU – Tersangka kasus penggelapan dan pemalsuan terhadap Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Suminar Anggun, yakni RI ternyata sudah tidak lagi berada dalam ruang tahanan Mapolda Bengkulu. permohonan yang bersangkutan agar penahanannya ditangguhkan akhirnya dikabulkan oleh pihak Dit Reskrimum Polda Bengkulu.

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes. Pol. Pasma Royce saat dikonfirmasi membenarkan terkait penangguhan penahanan tersangka RI. Alasannya karena pertimbangan kemanusiaan. Sebab yang bersangkutan sedang sakit. Ini disampaikan Pasma kepada RB Jumat (8/3) di depan gedung Reskrim Polda Bengkulu.

“Ini pertimbangan kemanusaiaan karena dia sakit. Kita sudah melakukan pemeriksaan medis melalui pihak Dokkes (dokter dan kesehatan, red) kita. Selain itu juga ada surat keterangan dari rumah sakit yang menyatakan dia punya riwayat bekas patah tulang dan di dalamnya menggunakan pen yang cukup besar. Jadi selama dalam penahanan kami dia memang sakit. Kita tangguhkan penahanannya dijamin pihak keluarganya. Statusnya tahanan kota saja,” ujar Pasma.

Ditanya soal rencana penambahan tersangka baru, Pasma belum bisa memastikan. Namun yang jelas, kata dia proses penyidikan terhadap kasus ini masih terus berjalan.

“Soal penambahan tersangka baru, kita lihat nanti karena ini tetap akan dilakukan pengembangan. Ini kan kasusnya sudah cukup lama. Terhadap pihak-pihak terkait sebagian besar sudah tidak berada di Bengkulu lagi, beberapa sudah ada yang uzur usianya. Ada yang sudah struk tidak bisa bangun lagi. Itu salah satu yang jadi kendala kami. Jadi harus dipahami juga,” jelas Pasma.

Terkait rencana pelimpahan berkas perkara untuk tersangka RI ke Kejati Bengkulu, Pasma mengatakan bahwa berkas akan dilimpahkan kembali minggu depan ke Kejati Bengkulu. Sebelumnya berkas tahap pertama sudah dilimpahkan namun karena jaksa peneliti menilai masih ada yang perlu dilengkapi, sehingga berkas P19 dikembalikan.

“Akan segera kita limplahkan karena kekurangan dalam P19 sudah kita lengkapi. Kita sudah lakukan pemeriksaan tambahan termasuk pmeriksaan terhadap si pelapor sendiri. Kasus ini tetap jalan, bahkan penyidik sudah berangkat sampai ke Palembang dan Lampung termasuk penyitaan barang bukti sudah dilakukan semua. Jadi Insya Allah minggu depan kita limpahkan kembali berkasnya,” demikian Pasma.

Untuk diketahui bahwa tersangka dilaporkan oleh Direktur PT. Suminar Anggun Sunjoto Anggoro, Dipl.-Ing, Sf karena diduga melakukan penggelapan dan pemalsuan terhadap HGU Nomor 19 milik perusahaan itu. Atas laporan itu, 1 Februari lalu RI ditetapkan tersangka dan ditahan oleh penyidik Polda Bengkulu.(tew)

Berita Lainnya

Tersandung Kasus Narkoba, Tiga Pemuda Dibekuk Polres Bengkulu

BENGKULU– Satuan Narkoba Polres Bengkulu berhasil mengamankan 3 tersangka kasus narkoba, yakni SA (23), AR ...

error: Content is protected !!