Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Dinsos Survey Ulang Penerima PKH 2019

Dinsos Survey Ulang Penerima PKH 2019

KEPAHIANG – Pasca mundurnya sebanyak 70 orang Keluraga Penerima Manfaat (KPM) Progran Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kepahiang, saat ini Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Kepahiang, kembali melakukan survey masyarakat yang layak menerima PKH. Survey ini dilakukan guna mengakomodir masyarakat yang layak menerima PKH, yang sebelumnya tidak bisa diakomodir oleh pemerintah.

Kepala Dinsos PMD Kabupaten Kepahiang, Jan Johanes Dalos, S.Sos mengungkapkan, Dengan berkurangnya jumlah penerima PKH ini, berarti angka penerima tahun 2019 ini pun ikut berkurang dari 5.896 penerima menjadi 5.826 KPM. Kendati demikian guna mengantisipasi salah sasaran dalam penyaluran PKH, Dinsos PMD juga akan memasang plang rumah keluarga miskin di setiap rumah yang mendapatkan bantuan Rastra.

“Pemasangan plang rumah keluarga miskin tetap akan kita dilakukan agar masyarakat yang sudah tidak layak menerima rastra, bisa merasa malu atau sadar diri bahwa hak menerima rastra itu adalah hak warga miskin,” ungkap Dalos.

Diketahui sebelumnya, lantaran merasa sudah tak layak lagi menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sebanyak 70 KPM di Kabupaten Kepahiang mundur dari daftar penerima PKH Tahun 2019 ini. Mundurnya para penerima PKH tersebut tanpa ada paksaan dari pihak mana pun, dan memang kemauan dari mereka masing-masing.

“Alasan mereka mengundur dari penerima PKH ini karena mereka sadar dan merasa sudah tidak layak lagi menerima bantuan PKH tersebut,”ungkap Dalos.

Dengan berkurangnya sebanyak 70 KPM penerima bantuan program PKH ini, Dinsos PMD tetap akan terus melakukan verifikasi dengan cara turun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan ulang. Karena menurutnya kalau ada KPM yang mengundurkan diri, maka juga ada kemungkinan penambahan KPM dalam penerima bantuan program ini.

“Kita belum tahu pasti, untuk tahun 2019 ini apakah penerima PKH di Kabupaten Kepahiang bertambah atau berkurang, karena kita masih melakukan verifikasi di lapangan, yang jelas saat ini sudah ada 70 orang warga yang menyatakan mengundurkan diri,”ujarnya.

Ditambahkan Dalos, dengan adanya warga yang mengundurkan diri sebagai penerima bantuan ini, secara tidak langsung bisa diartikan bantuan PKH yang ada selama ini berjalan sukses. Pihaknya memang menginginkan ada warga yang mau mengundurkan diri sebagai penerima PKH ini. Mereka sadar bahwa ada orang lain yang lebih layak menerima menfaat bantuan program PKH tersebut.

“Mereka sadar tidak layak lagi menerima PKH, otomatis perkekonomiannya sudah meningkat, selama ini mereka menerima bantuan PKH, dan sekarang mereka menyatakan tidak lagi mau menerima, artinya ada peningkatan,” terang Dalos. (sly)

Berita Lainnya

IRT Asal Riau Dibekuk

KEPAHIANG – Pasca penangkapan atas tersangka pengedar dan penyalahguna narkoba jenis sabu seberat 30 gram, ...

error: Content is protected !!