Senin , 9 Desember 2019
Home / Metropolis / Evaluasi Gedung Bulu Tangkis Rp 3,37 M

Evaluasi Gedung Bulu Tangkis Rp 3,37 M

Helmi Paman

BENGKULU – Proyek pembangunan gedung olahraga bulu tangkis Rp 3,37 miliar di APBD provinsi 2018 akan dievaluasi. Apalagi, setelah dibangun untuk persiapan pekan olahraga wilayah (Porwil) se Sumatera, gedung itu tidak bisa digunakan sebagai venue atau tempat penyelenggaraan cabang olahraga tersebut. Venue bulu tangkis dipilih di GOR Unib.

Beredar informasi kalau gedung itu tidak sesuai dengan standar nasional terutama tinggi dinding dan atap gedung tersebut. Sehingga tidak direkomendasikan oleh tim penilai pelaksanaan pertandingan bulu tangkis. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Helmi Paman mengatakan terkait hal tersebut mereka akan melakukan evaluasi terhadap pembangunan gedung itu. “Harusnya mereka konsultasi dulu sebelum membangun gedung itu. Standarnya berapa secara nasional. Sehingga saat dibangun bisa dimanfaatkan,” kata Helmi paman.

Helmi paman mengatakan kalau tidak percuma saja mereka menyetujui anggaran pembangunan gedung bulu tangkis itu. Apalagi pembangunannya untuk persiapan Bengkulu sebagai tuan rumah Porwil. DPRD mempersiapkan anggaran pembangunan gedung itu sehingga saat dibangun gedung tersebut bisa dimanfaatkan maksimal saat Porwil nanti.

Dia berharap venue yang lain yang dianggarkan pembangunannya melalui APBD tidak ada masalah. Sehingga bisa dimanfaatkan saat penyelenggaraan Porwil nanti. “Kalau tidak untuk apa kita bangun, mengapa tidak konsultasi bagaimana kelayakan, cari informasinya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman mengatakan, Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah, MM ingin Porwil ini menjadi tangga Bengkulu untuk menjadi tuan rumah PON. “Ini merupakan sebuah pertaruhan daerah, target bukan hanya ini saja (Porwil). Ada event besar dari ini yang bisa ditarik ke Bengkulu,” terangnya.

Untuk bisa meyakini Bengkulu layak dijadikan tuan rumah PON, maka dalam Porwil ini Bengkulu harus allout. “Star awalnya harus kuat. Kalau mau pelaksanaan event di Bengkulu bagus mulai pelaksanaan hingga akhirnya, harus didukung oleh semua pihak,” terangnya. (del)

Berita Lainnya

300 Unit Lampu Solar Cell Bantuan Kementerian ESDM Untuk Tempat Ibadah

BENGKULU– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia memberikan bantuan 300 unit lampu ...

error: Content is protected !!