Senin , 9 Desember 2019
Home / Berita utama / Man Jadda Wajadda

Man Jadda Wajadda

dr. Lia Lastaria 

BENGKULU – Semangat dan keteguhan hati dalam berjuang menjadi modal bagi anak muda dalam mengejar cita-cita. Seperti petuah, siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil. “Saya ingin berbagi tentang sebuah kalimat motivasi, man jadda wajadda, siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil,” ucap dr. Lia Lastaria saat ditemui di sela-sela acara temu komunitas anak kawan Lia dan pemeriksaan kesehatan gratis awal minggu lalu di Arga Makmur.

Lia menambahkan, bahwa tantangan ke depan semakin ketat, bahkan jauh sebelum memasuki dunia kerja. Untuk mendapatkan jurusan yang diinginkan di tingkat universitas pun, persaingan sudah sangat ketat. Hanya mereka yang punya kemauan keras untuk menggapai cita-citalah yang akan muncul sebagai pemenang sejati.

“Dari pepatah di atas dapat diambil pelajaran, bahwa kesungguhan dan totalitas dalam belajar dan bekerja menjadi kunci kesuksesan,” terang dokter cantik jebolan Fakultas Kedokteran UI ini.

Menurutnya lagi, setiap manusia pasti memiliki masalah dan kendala dalam mencapai cita-cita. Tapi Tuhan pasti memberikan jalan keluar bagi mereka yang bersungguh-sungguh. Dihadapan ratusan peserta yang hadir, dokter cantik Lia -sebutan yang sering disematkan padanya, terlihat begitu bersemangat memberikan motivasi.

Salah seorang peserta yang hadir, Ariyanti (18), juga kagum dengan kecerdasan dan aksi-aksi dr Lia, yang merupakan keponakan kandung mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin. Menurutnya, saat ini masyarakat membutuhkan anak muda seperti dr. Lia.  “dr. Lia memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Dan jiwa seperti itu yang mestinya dimiliki oleh semua politisi,” ungkapnya.

Diakuinya, aksi-aksi dokter cantik ini di lapangan sudah memposisikannya sebagai Caleg terkuat yang akan duduk di DPR RI.

Sementara itu, dr Lia mengaku terkesan melihat masyarakat antusias mengikuti setiap pengobatan gratis yang digelarnya. Dia berharap apa yang sudah dilakukannya memberi manfaat bagi masyarakat. “Kegiatan pengobatan gratis tetap akan dilanjutkan ke depannya. Itu sudah menjadi kewajiban saya sebagai seorang dokter. Dimana pun saya berada, apapun posisi saya, saya tetap akan memgabdi untuk masyarakat Provinsi Bengkulu,” pungkas Lia Lastaria.(rls)

Berita Lainnya

Jenazah Mahasiswa Unib Dibawa Pulang ke Ipuh, Isak Tangis Lepas Wina Mardiani

BENGKULU – Jenazah almarhumah Wina Mardiani (20) mahasiswa Universitas Bengkulu Senin (9/12) dibawa pulang keluarganya  ...

error: Content is protected !!