Senin , 9 Desember 2019
Home / Berita utama / Pejabat dari Kabupaten Ramai-ramai Adu Nasib

Pejabat dari Kabupaten Ramai-ramai Adu Nasib

SERAHKAN: Peserta Siska JPTP saat menyerahkan berkas persyaratan. (foto : yunike/rb)

BENGKULU – Sebanyak 17 formasi jabatan eselon II di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bengkulu tidak hanya diperebutkan oleh pejabat di lingkungan Pemprov. Tapi juga pejabat dari pemkab dan pemkot yang ramai-ramai “adu nasib”. Dilihat dari daftar nama pelamar Seleksi Terbuka (Siska) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).

Data diperoleh RB hingga Senin (11/3) sore pukul 16.00 WIB sudah ada 56 pelamar yang menyerahkan berkas persyaratan administrasi di gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, dari total 139 peserta mendaftar secara online. Dari 56 peserta tersebut, ada kurang lebih 14 peserta diketahui berasal dari pemkab/pemkot yang juga memiliki jabatan.

Adapun pejabat yang mendaftar diantaranya, Kadispora BS Isnan Fajri, Kadis Perpustakaan BS Sri Gusti Sabana, Kadiskominfo BS Supran, Asisten I Pemkot Fachriza Razie, Camat Maje Kaur Ika Joni Ikhwan, Sekretaris Kominfo Mukomuko Jadul Iwan, Kepala Dinas PUPR Kepahiang Ismail Hakim. Lalu Sekwan Rejang Lebong Zulkarnain, Kadis Nakertrans Dwi Purnamasari.

Adapula pejabat dari Pemkab Lebong dan Bengkulu Tengah. Bahkan diantaranya ada dua mantan pejabat BU, yakni Mantan Kepala Distamben Suadi dan Mantan Kepala BLH Alex Periansyah. “Besok (hari ini, red), hari terakhir jadwal penyerahan berkas persyaratan administrasi ke pansel. Tidak memasukan berkas persyaratan atau tidak lengkap, langsung gugur. Tidak ada waktu untuk perbaikan,” ujar Kepala BKD Diah Irianti.

Berdasarkan jadwal tahapan pelaksanaan yang sudah disusun Panitia Seleksi (Pansel), seleksi administrasi bersamaan dengan pendaftaran dan penyerahan dokumen berkas persyaratan, mulai satu hari setelah pendaftaran dibuka 27 Februari dan berakhir 13 Maret, 1 hari setelah pendaftaran ditutup termasuk penelusuran rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas. Hasil seleksi akan diumumkan 14 Maret.

Tahapan selanjutnya, yaitu penulisan makalah pada 15 Maret di ruang Pola Pemprov Bengkulu, dan 2 hari setelah tanggal 17 Maret akan diumumkan hasil seleksi penulisan makalah. Kemudian 18-21 Maret akan dilaksanakan seleksi kompetensi/asesmen dengan melibatkan Universitas Bengkulu (Unib) sebagai tim asesmen. Lalu wawancara akhir diagendakan 22-25 Maret, dan pengumuman 3 besar dijadwalkan 27 Maret. “Untuk asesmen, diserahkan kepada tim dari Unib,” sambung Diah.

Asisten 1 Setdaprov Hamka Sabri yang juga Ketua Pansel JPTP di lingkungan Pemprov menambahkan untuk pelaksanaan seleksi kompetensi pansel melibatkan tim tersendiri, yaitu dari kampus Unib. Seleksi kompetensi ini diserahkan sepenuhnya kepada tim dari Unib, termasuk teknis dan tahapan pelaksanaan asesmen. Ditargetkan awal April sudah ada calon terpilih untuk ditetapkan sebagai pejabat definitif setelah mendapat persetujuan dari KASN.

“Untuk Asesmen kita pansel tidak bisa ikut campur, sepenuhnya diserahkan kepada Unib. Kita pansel hanya menunggu hasil dari tim asesmen,” demikian Hamka. (key)

 

 

 

Berita Lainnya

Terkubur Tanpa Busana di Belakang Kos-kosan, Keluarga Mahasiswa Unib Korban Pembunuhan Berharap Pelaku Segera Terungkap

BENGKULU– Tragis dan mengenaskan. Hasil informasi terhimpun Rakyat Bengkulu jasad Wina Mardiani, mahasiswa semester 5 ...

error: Content is protected !!