Jumat , 13 Desember 2019
Home / Breaking News / Versi Imigrasi di Mukomuko Hanya Ada 4 Orang Asing

Versi Imigrasi di Mukomuko Hanya Ada 4 Orang Asing

ORANG ASING: Kanwil Kemenkum dan HAM Bengkulu mengukuhkan tim pengawasan orang asing tingkat kecamatan di Kabupaten Mukomuko, Senin (11/3).

MUKOMUKO – Kapuang Sati Ratau Batuah, termasuk daerah yang turut dimasuki orang asing. Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu, mendata ada empat orang asing yang tinggal di Mukomuko.  Mereka tinggal dan kerja pada perusahaan perkebunan PT Agro Muko. Hal ini diakui Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkum dan HAM Bengkulu, Esti Winahyu Nurhandayani, S.Pd, M.Pd, kemarin.

‘’Orang asing di Kabupaten Mukomuko, relatif sedikit. Itu sudah terdaftar dan bekerja di perusahaan perkebunan. Memang sempat masa izin kerja serta tinggalnya habis. Tetapi sudah diperpanjang lagi dan selalu kita pantau,” kata Kadiv Keimigrasian.

Sementara itu untuk orang asing yang datang status wisatawan di Kabupaten Mukomuko, nihil. Jika pun itu ada, aktivitas mereka di daerah wisata yang dikunjungi. Pengawasannya diserahkan langsung dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) yang telah dibentuk di setiap kabupaten.

Oleh karenanya, Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum dan HAM Bengkulu dan Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu kukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) di Kabupaten Mukomuko. Bukan saja di tingkat kabupaten, tapi juga sekaligus Tim Pora tingkat kecamatan se-Kabupaten Mukomuko.

Tim Pora fungsinya supaya bisa saling koordinasi, apabila ada orang asing yang mencurigakan, atau mengganggu ketertiban umum dan keamanan. Tim Pora bisa berkoordinasi langsung sama Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum dan HAM Bengkulu atau ke Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu.

‘’Dari informasi yang masuk akan kita tindaklanjuti. Memang sampai sejauh ini, untuk Kabupaten Mukomuko belum ada orang asing yang sempat melakukan tindakan yang mencurigakan,” jelas Esti.

Kenapa tim ini fokus dibentuk di kecamatan, tambah Esti, karena kecamatan dinilai lebih dekat dengan masyarakat. Juga lebih cepat mendapatkan info tentang orang asing yang masuk ke wilayah mereka masing-masing. Terutama yang masuk sebagai wisatawan,” jelas Esti.

Pengukuhan Tim Pora di tingkat kecamatan dan rapat koordinasi (Rakor) Tim Pora Kabupaten Mukomuko ini difasilitasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Bertempat di Aula Kantor Bapelitbangda Mukomuko, sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam kesempatan itu Wabup Mukomuko Haidir, S.IP menambahkan, dikukuhkan Tim Pora di tingkat kecamatan untuk lebih memaksimalkan Pora. Serta untuk menjaga ketertiban dan keamanan di daerah. ‘’Adanya Tim Pora ini berharap jika ada orang asing yang masuk, dapat memenuhi aturan yang berlaku. Baik sebagai investor maupun sebagai wisatawan,” harap Wabup.(hue)

Berita Lainnya

Tenaga Panwascam Diminati

MUKOMUKO – Peluang kerja di momen Pilkada 2020 jadi rebutan. Bukan hanya penerimaan Panwascam di ...

error: Content is protected !!