Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Dipanggil Polisi Dugaan Penipuan, Mantan Kabag Humas Pemda Kepahiang Mangkir

Dipanggil Polisi Dugaan Penipuan, Mantan Kabag Humas Pemda Kepahiang Mangkir

KEPAHIANG – Satuan Reskrim Polres Kepahiang hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan dugaan penipuan yang dilakukan mantan Kabag Humas Pemkab Kepahiang berinisial SM. Hanya saja proses penyelidikan sedikit mengalami hambatan lantaran SM mangkir dari panggilan yang dilayangkan  Sat Reskrim.

Diungkapkan Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, S.IK, sebelumnya penyidik sudah melayangkan panggilan pertama kepada SM guna meminta klarifikasi terkait laporan terhadap dirinya, namun sayangnya panggilan tersebut tidak digubris oleh SM.

“Terlapornya sudah kita panggil beberapa hari yang lalu, cuma tidak hadir. Saat ini kita sedang mempersiapkan panggilan kedua. Kalau untuk saksi, sejauh ini sudah 4 orang yang kita periksa termasuk korban,” jelas Yusiady.

Sebelumnya, SM dilaporkan ke Polres Kepahiang terkait bisnis pengangkutan kayu oleh Eti Sumiati (48) warga Jalan Ponirin Kelurahan Pasar Kepahiang. Eti mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 23 juta karena SM diduga menipu dan menggelapkan uang miliknya.

Data terhimpun kejadian berawal antara korban dan SM menyepakati untuk berbisnis pengangkutan kayu pada akhir tahun 2017 lalu. Saat itu SM meminjam uang kepada korban sebesar Rp 11 juta pada awal Desember 2017, dengan alasan untuk biaya operasional pengangkutan. Namun selang sepekan kemudian SM kembali meminjam uang Rp 12 juta juga dengan alasan yang sama.

Namun setelah uang dengan total Rp 23 juta disetorkan korban ke SM, progres bisnis pengangkutan kayunya juga belum menunjukkan hasil. Jangankan mendapatkan balik modal, SM pun terus mengelak ketika korban menanyakan perihal perkembangan bisnis tersebut. Alhasil korban pun mulai mencurigai bahwa dirinya tertipu oleh SM dan melaporkan ke Polres Kepahiang.

“Kita berharap pada panggilan kedua ini nanti terlapor bisa datang. Namun jika panggilan kedua ini juga tidak ditanggapinya, ya terpaksa kita yang harus turun melakukan penjemputan,” tegas Yusiady.(sly)

 

Berita Lainnya

IRT Asal Riau Dibekuk

KEPAHIANG – Pasca penangkapan atas tersangka pengedar dan penyalahguna narkoba jenis sabu seberat 30 gram, ...

error: Content is protected !!