Senin , 27 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Tabrakan, Gran Max dan Innova Ringsek

Tabrakan, Gran Max dan Innova Ringsek

RINGSEK: Kondisi mobil Gran Max milik Ikke (20) warga Desa Batu Bandung Ulu Manna ringsek setelah tabrakan dengan Kijang Innova di Pino Raya. (foto : rio/rb)

PINO RAYA – Lakalantas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan, Rabu (13/3) pukul 06.00 WIB. Dalam kecelakaan ini tidak mengalami koban jiwa, tapi kedua mobil ringsek.  Kali ini mobil Gran Max BD 9283 BE yang dikemudikan Ikke (20) warga Desa Batu Bandung Ulu Manna, tabrakan dengan Kijang Innova BD 1426 BC yang dikemudikan Jangong (51). Lakalantas ini terjadi di desa Selali Pino Raya.

Kronologis kejadian Grand Max yang melaju dari arah Seluma menuju Kota Manna membawa satu ekor sapi dan satu ekor kerbau. Saat di Desa Selali Pino Raya Gran Max oleng mengambil lajur kanan.  Saat bersamaan datang Kijang Innova yang dikemudikan Janggong dari arah berlawanan. Sehingga tabrakanpun tak terelakkan. Akibatnya dua mobil tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Bahkan kedua mobil tersebut tidak bisa lagi dikemudikan.

Dari pengakuan sopir Gran Max dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja satu ekor sapi yang dibawanya mati, karena kerasnya benturan antara kedua mobil.  Disaat itu juga ia langsung menyembelih sapi tersebut, karena tidak mau sapinya mati sia-sia. “Kalau kami tak apa-apa. Tapi salah satu sapi saya mati tapi beruntung masih sempat disembelih,” terang Ikke.

Lanjutnya, Innova milik jangong rencanya ingin ke Kota Bengkulu untuk servis mobil. ‘’Beruntung ia tidak apa-apa. Mobil miliknya belum genap satu bulan dibeli tapi sudah hancur tabrakan,” ujar Ikke.  Kapoles Bengkulu Selatan AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH melalui Kasat Lantas AKP. Kusaman Jaya, SH, MH kepada RB, mengatakan dua mobil tersebut sudah diamankan di Mapolres. Untuk keduabelah pihak akan dimintai keterangan.

“Kedua mobil itu langsung kita angkut ke Polres untuk dimintai keterangannya. Apakah akan damai atau seperti apa. Kita tunggu kesepakatan mereka,” ujar kasat.(tek)

Berita Lainnya

Bangun Rumah Nelayan

MANNA – Pasca musibah banjir di Desa Ketaping, Kecamatan Manna, rencana pembangunan 40 unit rumah ...

error: Content is protected !!