Sabtu , 23 Maret 2019
Home / Metropolis / Musim Badai, Harga Ikan Melonjak

Musim Badai, Harga Ikan Melonjak

LAPAK: Penjual Ikan di Pasar Minggu Bertingkat sepi pengunjung Kamis (14/3). Hal ini dipicu oleh naiknya harga ikan. (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Harga ikan laut di Pasar Minggu Bertingkat sejak beberapa hari terakhir ini mulai merangkak naik. Kondisi cuaca di laut yang tidak menentu, membuat banyak nelayan yang tidak berani turun melaut. Hal itu berdampak pada kelangkaan ikan sehingga harga ikan di pasaran naik.

Tidak hanya ikan laut saja, ternyata cuaca buruk ini juga berdampak pada ikan tawar yang harganya juga mengalami kenaikan. Pedagang ikan, Edi (40) mengaku saat ini ikan di pasaran sangat sedikit jumlahnya. Itu dikarenakan cuaca buruk yang menyebabkan nelayan belum  berani melaut. Kondisi ini sudah terjadi seminggu belakangan.

Beberapa ikan laut yang mengalami kenaikan harga adalah Ikan kape kape yang awalnya Rp 35.000 per kg sekarang menjadi Rp 40.000 per kg. Ikan bawal dan ikan karang yang awalnya Rp 40.000 per kg naik menjadi Rp 50.000 per kg. (lihat grafis)

“Penjualan mulai berkurang saat harga naik, bahkan lapak penjual ikan di pasar juga banyak yang tutup dulu,” jelasnya. Senada dengan penjualikan lainnya, Mufti (35). Diakuinya untuk kenaikan ikan tawar tidak sejauh kenaikan ikan laut. “Ikan sering kosong, makanya harga naik, kalau lagi rame ikannya sih murah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Malabero, Ujang Joker (50) mengakui bahwa cuaca buruk menyebabkan para nelayan tidak berani melaut. Mungkin para nelayan akan mulai melaut lagi ketika cuaca lagi cerah. “Kami tidak berani melaut lebih jauh karena cuaca buruk dan badai, apalagi kami juga takut ada serangan balik dari nelayan trawl nantinya,” pungkasnya.(cw1)

Berita Lainnya

120 Siswa Gagal Ikut USBN

BENGKULU – Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMA dan SMK berakhir, Kamis (21/3). ...