Sabtu , 23 Maret 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Soal Gratifikasi, Bengkulu Selatan Dinilai Minim

Soal Gratifikasi, Bengkulu Selatan Dinilai Minim

SOSIALISASI: Ketua tim pengendali gratifikasi KPK Devi Lisnawati saat sosialisasi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala desa, Kamis (14/3). (foto : rio/rb)

KOTA MANNA – Direktorat Pengendali Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Pemkab Bengkulu Selatan untuk menggelar pertemuan bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala desa se Kabupaten Bengkulu Selatan.  Kedatangan KPK ini terkait dengan minim laporan dugaan gratifikasi yang terjadi di jajaran Pemkab Bengkulu Selatan. Kendati  hanya sekedar sosialisasi, tetapi kehadiran KPK yang kali kedua ini, membuat para pejabat di Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi cemas.

Ini terpotret, saat ketua tim pengendali gratifikasi KPK, Devi Lisnawati memberikan pengarahan terkait beberapa item yang dikategorikan sebagai tindakan gratifikasi.  Saat pengarahan, beberapa raut wajah rombongan kepala OPD dan kepala desa tampak tegang. Oleh Devi langsung memberi teguran supaya para pejabat bisa rileks, sebab kehadiran dia ke Kabupaten Bengkulu Selatan, hanya untuk memastikan faktor minimnya laporan grativikasi di Bengkulu Selatan.

Kehadiran unit pengendali grativikasi ini, dikatakan Devi sudah diagenda sejak beberapa waktu lalu. Bahkan dari data yang dimiliki KPK, untuk laporan grativikasi Kabupaten Bengkulu Selatan memang minim. Karena itu tim pengendali gratifikasi gelar pertemuan bersama pejabat di Bengkulu Selatan. Selain itu lanjut Devi, item yang masuk dalam kategori gratifikasi, yakni pemberian hadiah berupa uang minimal Rp 1 juta dan miliki embel–embel jabatan. Hal ini dipastikan sudah memenuhi unsur gartifikasi.

‘’Karena laporan gratifikasi minim, maka ada pertemuan hari ini (kemarin) bersama OPD dan Kades se Kabupaten Bengkulu Selatan,” terang Devi.

Sementara itu Kepala Inspektorat Bengkulu Selatan Hj. Diah Winarsih, SH, mengatakan pihaknya berharap dengan kehadiran KPK ke Bengkulu Selatan, bisa memberikan dampak positif supaya birokrasi jajaran Pemkab Bengkulu Selatan maupun tingkat desa bisa jauh dari unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). ‘’Harapannya semua pejabat di Bengkulu Selatan, terhindar kasus korupsi,” demikian Diah.(tek)

Berita Lainnya

ASN Wajib Sosialisasikan Bahaya dan Peredaran Narkoba

KOTA MANNA – Selain Badan Narkotika Nasional (BNN) yang bertugas melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba, ...