Rabu , 27 Maret 2019
Home / Berita utama / Tari Gandai Massal Catat Rekor Dunia

Tari Gandai Massal Catat Rekor Dunia

SUKSES: Bupati Mukomuko menari Tari Gandai bersama masyarakat dan tamu undangan. (foto : peri/rb)

MUKOMUKO – Tari Gandai khas Kabupaten Mukomuko, tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Ini setelah berhasil digelarnya Tari Gandai oleh penari terbanyak yang tembus angka 1.435 penari. Dari target semula 1.000 penari. Kegiatan ini berlangsung di lapangan Kantor Bupati Mukomuko, Kamis (14/3).

Rekor pagelaran ini bukan hanya rekor nasional. Tapi lebih dari itu mampu menembus rekor dunia. Ini dikatakan Manager MURI, Ridho Al Amin yang didampingi Asisten Manager MURI Andre Purwandono.  MURI saksikan langsung dan melihat kuantitasnya. Sehingga sah dinobatkan sebagai salah satu rekor MURI. “Rekor Tari Gandai oleh penari terbanyak, tidak hanya memecahkan rekor Indonesia. Tapi juga rekor dunia, sebagai Pagelaran Tari Gandai oleh penarik terbanyak,” ujar Ridho.

Lebih lanjut dikatakan Ridho, dari MURI serahkan Piagam Penghargaan kepada Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH dan Persatuan Wartawan Indonesia (PW) Kabupaten Mukomuko atas prestasi tersebut.

Kesuksesan tersebut tidak sedikit membuat para peserta Tari Gandai menitikkan air mata, karena merasa haru. Tidak hanya mereka, tapi dari para kalangan pejabat Pemkab Mukomuko juga merasa haru.

Mereka terharu dan tidak menyangka jerih payah yang sudah dilakukan selama ini secara bersama-sama, bahu-membahu, akhirnya membuahkan hasil berupa prestasi yang sangat membanggakan daerah. Bukan saja tingkat nasional, tapi hingga tingkat dunia.

Apalagi Ketua TP PKK Mukomuko Ny. Hj. Ani Tri Ratnawati Choirul Huda, Ketua GOW Mukomuko Ny. Yusrioma Haidir, serta istri-istri dari unsur FKPD Kabupaten Mukomuko ikut ambil bagian menjadi peserta Pagelaran Tari Gandai oleh penari terbanyak tersebut.

“Saya haru dan bangga sekali. Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu semua yang telah mengangkat harkat, martabat daerah dan masyarakat kita secara nasional bahkan dunia,” kata Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH.

Disampaikan bupati, Mukomuko yang dulu tidak diperhatikan dan terletak di ujung paling jauh Provinsi Bengkulu, kini mampu mencatat rekor nasional bahkan dunia. Karena berkat semangat luar biasa dari ibu-ibu, mengangkat Kabupaten Mukomuko ke dunia.

Masyarakat datang berduyun-duyun menunjukkan kecintaan pada Kabupaten Mukomuko. Semuanya bisa terselenggara atas kerjasama pemerintah daerah, PWI, OPD-OPD, dan perusahaan-perusahaan.

Ini menunjukkan sebuah kebersamaan yang bisa membuat Kabupaten Mukomuko terkenal soal seni Tari Gandai. “Masyarakat saya mampu dan ingin berkumpul bersama-sama, menunjukkan jati diri Kabupaten Mukomuko dengan seninya. Tari Gandai milik masyarakat Kabupaten Mukomuko. Dari ujung ke ujung perbatasan Kabupaten Mukomuko semuanya hadir. Seni menyatukan kita, Mukomuko terangkat ke nasional bahkan dunia,” tegas bupati.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA diwakili Asisten I Setdaprov Bengkulu, Drs. Hamka Sabri menyatakan salut. Apalagi ini digelar oleh wartawan, sehingga kegiatan dapat terekspos ke publik. “Ini upaya membangkitkan budaya dalam menyonsong wonderful Bengkulu 2020,” kata Hamka.

Turut menyaksikan Pagelaran tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal Depari, Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat PWI Pusat H. Muhammad Nasir, Direktur Investasi dan Administrasi Antara, Theo Yusuf, SH, MH.

Plt Ketua PWI Bengkulu Syahyarudin, Wakil Bupati Mukomuko Haidir, S.IP, Asisten II Setdaprov Bengkulu Hj. Yuliswani, SE, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Mukomuko, utusan Bupati dari sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu serta sejumlah pimpinan media di Bengkulu.(hue)

 

 

Berita Lainnya

Diduga Bawa Minyak Mentah Ilegal, Sopir Grand Max Terjepit Saat Hantam Truk Parkir

ARGA MAKMUR –  Andri (23) dan Leo (27) warga Lubuk Linggau Sumsel, Selasa (26/3) dini hari ...

error: Content is protected !!