Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Jelang Pemilu, Polres Gelar FGD

Jelang Pemilu, Polres Gelar FGD

DISKUSI: Polres Bengkulu Selatan menggelar Focus Group Discusion (FDG) jelang Pemilu 2019, Jumat (15/3). (foto: rio/rb)

KOTA MANNA – Dalam menuju Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk, Polres Bengkulu Selatan (BS), melaksanakan Focus Group Discusion (FDG)– dalam rangka sinergitas lintas sektoral di aula Mapolres, Jumat (15/3).

Kapolres BS, AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH, menjelaskan tujuan FGD ini supaya Pemilu 2019 nantinya berlangsung aman, damai, sejuk, dan bermartabat serta menciptakan Kabupaten BS yang Kondusif.

‘’Forum diskusi grup yang namanya grup itu, kita semua satu jadi. Kalau kita satu di sini berarti tujuan kita seperti itu juga menjaga stabilitas keamanan menjelang Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

Disini lain sukses atau tidaknya pemilu itu tergantung kita semua, sebab kita satu grup. Apapun yang namanya berhubungan dengan pemilu tolonglah bapak/ibu kerelaan untuk ambil bagian pada pemilu 2019,” terang kapolres.

Sementara itu Komisioner KPU BS, M. Arif Luthfi, M.Pd, mengatakan sinergitas KPU bersama Polri, Bawaslu, toko agama, toko pemuda serta toko adat sangat penting. ini demi terciptanya Pemilu yang kondusif dan aman.

Dijelaskannya pemilu 2019 bukan hanya memilih presiden dan wakil rakyat, tetapi yang terpenting adalah peran masyarakat dalam membangun demokrasi yang transparan. “Yang menentukan pilihan adalah masyarakat. Jadi pada semua masyarakat jadilah pemilih yang baik jangan mau dikasih uang oleh oknum tertentu,” tegas Arif.

Lebih lanjut dikatakan toko agama menjadi corong dalam mengajak warga berpartisipasi untuk memilih. Toko adat diharap bisa mengayomi supaya masyarakat jangan sampai terpecah bela dalam pesta demokrasi nanti. ‘’Intinya, yang sukseskan pemilu adalah kita semua. Jadi jangan nodai demokrasi dengan hal konyol,” ujarnya.

Dalam forum tersebut pada intinya masyarakat diminta untuk berpartisipasi dalam mensukseskan pemilu 2019. Selain itu juga masyarkat diminta untuk meningkatkan kesadaran dalam menggunakan hak politik dan hak pilih dengan benar. FGD dihadiri berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan berbagai organisasi.(tek)

Berita Lainnya

ASN Dilarang Terima Parcel 

KOTA MANNA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bengkulu Selatan (BS) dilarang menerima kiriman bingkisan ...

error: Content is protected !!