Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Daerah / Kaur / Kasus Pencabulan Anak di Kaur Tinggi

Kasus Pencabulan Anak di Kaur Tinggi

KOTA BINTUHAN – Kasus pencabulan anak di bawah umur, di Kabupaten Kaur tergolong tinggi. Sejak Januari hingga Maret ini, sudah terjadi empat kasus pencabulan yang dilaporkan ke Polres Kaur. Ini harus menjadi perhatian warga, terutama yang memiliki anak kecil supaya tidak lengah.

Empat kasus pencabulan pertama terjadi Januari lalu, dimana polisi meringkus Ri (44) warga Kecamatan Kinal yang mencabuli anak tirinya yang masih kelas 4 SD. Kemudian tak lama berselang, polisi menangkap Ju (39) warga Kecamatan Nasal lantaran mencabuli dan memperkosa keponakannya yang berumur 10 tahun..

Kemudian dua kasus lagi ditangani oleh Polsek Kaur Tengah. Korbannya adalah siswa SMP sebut saja Perjaka (14) dan Perkasa (14). Pencabulan dua remaja ini dilakukan oleh guru honorer Uj (35) yang mengajar di salah satu SMK dan Yo (26) honorer guru madrasah. Kasus ini menarik perhatian publik, karena tersangka dan korban sama-sama laki-laki.

“Untuk tahun ini sudah ada empat kasus cabul yang kita tangani dua korbannya anak perempuan dan dua lagi laki-laki. Semua korban masih di bawah umur semuanya. Dengan maraknya kasus cabul ini kita himbau warga Kaur untuk waspada, karena terkadang pelakunya adalah orang dekat korban itu sendiri,” terang Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK.

Tahun 2018 lalu, kasus pencabulan anak ada sebanyak 8 kasus, dengan 14 tersangka. Terbanyak korbannya adalah anak di bawah umur. Kasus cabul paling banyak terjadi pada bulan Oktober, melibatkan tujuh tersangka.

Kemudian bulan Mei dan April 2018 ada dua kasus cabul. Kemudian bulan Juni 2018 satu kasus pencabulan. Semua kasus itu sudah naik ke pengadilan. Dengan tingginya kasus pencabulan ini, peran serta orang tua dalam memberikan pengawasan terhadap anaknya sangat lah penting. (cik)

Berita Lainnya

Kejar Perbaikan Jalinbar

KOTA BINTUHAN – Pemerintah terus mengejar perbaikan jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera menyambut lebaran tahun ...

error: Content is protected !!