Selasa , 26 Maret 2019
Home / Berita utama / Kementerian PUPERA Sumbang Rp 2 Triliun Untuk Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Bengkulu

Kementerian PUPERA Sumbang Rp 2 Triliun Untuk Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Bengkulu

BANGUN BENGKULU: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) Dr. Ir. M Basuki Hadimuljono, M.Sc saat melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu Utara, Sabtu (16/3). (foto : shandy/rb)

ARGA MAKMUR-  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) Dr. Ir. M Basuki Hadimuljono, M.Sc menturkan tahun 2019, Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggelontorkan dana Rp 2 triliun untuk pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.

“Itu termasuk jalan, irigasi jembatan dan pembanguann fisik lain yang ada di Provisi Bengkulu yang menjadi kewajiban pemerintah pusat,” terang Basuki disela-sela kunjungannya ke Bengkulu Utara.

Ia menuturkan banyak pembangunan yang akan dilakukan di Provinsi Bengkulu. Terutama pembangunan jalan nasional dan jalan non status yang juga dilakukan memberikan fasiltas infrastruktur yang cukup dan memadai bagi masyarakat.  “Dana lebih Rp 2 triliun tersebut cukup besar jika dibandingkan dengan daerah lain. Ini untuk pembangunan Provinsi Bengkulu,” katanya.

Ditambahkan Basuki, khusus untuk Bengkulu Utara, Kementerian  juga mengucurkan dana tambahan khusus. Yakni Rp 23 miliar untuk pembangunan jalan non status di Bengkulu Utara,  bantuan 5 gelagar jembatan  serta pembangunan jalan lintas barat (jalinbar) yang rusak parah dan putus akibat abrasi tahun lalu.

“Kita lihat memang Bengkulu Utara butuh gelagar jembatan. Harga gelagar cukup mahal dengan asumsi panjang 30 meter mencapai Rp 15 miliar. Kita akan bantu karena tidak memungkinkan ditanggung APBD sedangkan sangat dibutuhkan masyarakat sesuai dengan ekspose bupati,” imbuhnya.

Usai meninjau jalinbar putus di Desa Urai Ketahun, Basuki langsung memanggil Dirjend Bina Marga yang ikut dalam kunjungan dan meminta perbaikan dilakukan segara paling lambat April bulan depan.  Menteri memastikan akan melakukan pembangunan agar akses jalinbar Bengkulu – Sumatera Barat kembali lancar. “Jalan ini non status karena telah dilepaskan dari jalan nasional. Namun tetap kita bangun. Dananya memang besar, namun ada dana untuk pembangunan ini,” tegasnya.

Bupati Bengkulu Utara Ir. H Mian mengaku sangat berterima kasih pada Menteri PUPERA yang hadir langsung ke Bengkulu Utara.  Sesuai apa yang diharapkan Pemkab Bengkulu Utara, Menteri Basuki datang dan siap melalukan pembangunan di Bengkulu Utara. “Pak Menteri sudah membantu gelagar jembatan dua, akan ditambah tiga lagi. Akan membangun jalinbar yang putus. Ini bukti kepedulian pemerintah pada Bengkulu Utara,” kata Mian.

Ia juga menyadari jika keluhan masyarakat di Bengkulu Utara mayoritas adalah persoalan jalan. Hal ini yang membuat Bupati Mian terus mendatangi Kementerian PUPERA untuk mendatangkan Menteri Basuki ke Bengkulu Utara yang akhirnya terlaksana. “Alhamdulillah, setelah bertemu dan ekspose berama Pak Presiden dan Pak Menteri. Akhirnya Pak Menteri PUPERA turun langsung ke Bengkulu Utara. Beliau membawa berkah pembangunan bagi Bengkulu Utara,” pungkas Mian. (qia) 

Berita Lainnya

Mutasi Perdana Hemi-Dedy, 35 Pejabat Eselon Digeser

BENGKULU – Sebanyak 35 pejabat eselon II, eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemerintah ...

error: Content is protected !!