Selasa , 26 Maret 2019
Home / Daerah / Lebong / Masih Malu-malu Daftar Sekda

Masih Malu-malu Daftar Sekda

PELABAI – Kendati waktu pendaftaran tidak sampai seminggu lagi, lelang kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong masih sepi pelamar. Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong masih malu-malu mendaftarkan diri.

Padahal lebih 50-an pejabat di lingkungan Pemkab Lebong memenuhi syarat mengikuti lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Yakni, pejabat yang sudah berpangkat atau golongan ruang minimal Pembina Tingkat 1 atau IV/b. Bahkan 8 pejabat eselon II diantaranya terdata sudah berpangkat atau golongan ruang Pembina Utama Muda atau IV/c. Termasuk sudah 2 kali menduduki jabatan pimpinan tinggi atau setara eselon IIb.

‘’Sesuai pengumuman yang dikeluarkan Pansel Terbuka JPTP Pemkab Lebong Nomor 01 Tahun 2019 tentang Seleksi Terbuka JPTP di Lingkungan Pemkab Lebong, syarat PNS yang bisa mendaftar minimal sudah berpangkat golongan IVb,’’ ujar Kabid Mutasi Pengadaan Pegawai dan Informasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong Kabupaten Lebong, Adib Ropik, S.Sos

Tidak dipungkirinya, masih minimnya pendaftar diduga karena pejabat sengaja tidak ingin namanya dipublikasi karena malu. Soalnya jabatan sekretaris daerah (sekda) merupakan jabatan karir tertinggi PNS sehingga teknisnya harus diduduki PNS yang benar-benar profesional. Dalam artian jenjang karirnya jelas dan memiliki integritas atau patuh pada aturan, memegang teguh nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang baik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

‘’Jabatan sekda sangatlah berat sehingga wajar jika tidak semua PNS percaya diri bisa menduduki jabatan itu. Selain memenuhi persyaratan administrasi, ada faktor penunjang lain yang harus dimiliki seorang PNS untuk bisa duduk di kursi sekda. Mungkin karena itulah banyak PNS yang sembuyi-sembunyi mendaftar,’’ ungkap Ropik.

Pantauan RB ke tim Panitia Sekretariat Seleksi JPTP di BKPSDM Kabupaten Lebong kemarin (15/3), jumlah formulir pendaftaran sekda yang diambil belum ada penambahan. Masih delapan orang dan dari jumlah itu hanya 1 yang sudah mengembalikan berkas ke panitia alias mendaftarkan diri. Tujuh PNS lainnya belum klarifikasi ke panitia sekretariat di BKPSDM.

Dikonfirmasi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong, Ir. Eddy Ramlan, M.Si, salah satu figur yang disebut-sebut kandidat kuat sekda Lebong mengaku dirinya tidak mendaftar. Namun bila ada instruksi dari bupati atau penjabat (Pj) sekda Lebong saat ini, tentu ia akan turuti.

‘’Bagaimanapun, penentuan PNS yang akan menduduki kursi sekda itu tetap ada peran kepala daerah. Karena belum ada instruksi, makanya saya tidak mendaftar. Untuk saat ini saya masih fokus menjalankan tugas sebagai kepala Bappeda,’’ tandas Eddy.

Sementara 1 dari 8 PNS yang sudah mengambil formulir ke BPKSDM adalah PNS dari luar Pemkab Lebong. Yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Tengah, Amirul Mukminin, SH, MM. Sedangkan PNS Lebong yang terdata mengambil formulir pendaftaran diketahui Drs. Dalmuji Suranto yang kini menduduki kursi Penjabat (Pj) Sekda Lebong. Termasuk Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Drs. Achmad Ghozali, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs. Erlangga Idrus dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Bambang ASB, S.Sos, M.Si.

Dua lainnya, belum diketahui pasti lantaran tidak mengambil langsung formulir pendaftaran alias menitip dengan staf. Sementara 1 PNS Lebong sudah mendaftarkan diri, yakni H.M Syahroni, S.Sos, MH yang kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lebong.

Sekadar mengingatkan, pendaftaran atau penerimaan berkas administrasi lelang jabatan sekda Lebong akan ditutup Kamis (21/3). Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi oleh tim Panitia Seleksi (Pansel) dari Universitas Bengkulu hingga Senin (25/3). Hasil seleksi administrasi akan diumumkan Selasa (26/3). Tahapan seleksi akan dimulai Rabu (27/3) hingga Sabtu (13/4).(sca)

Berita Lainnya

Minat Baca Masyarakat Masih Rendah

LEBONG TENGAH – Kendati sudah dilengkapi bahan bacaan yang jumlahnya mencapai 1.300an judul, namun Perpustakaan ...

error: Content is protected !!