Minggu , 24 Maret 2019
Home / Daerah / Kaur / Pendamping PKH Mundur

Pendamping PKH Mundur

 

MUNDUR: Enam pendamping PKH Kaur mengajukan pengunduran diri karena lulus CPNS. (foto: albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Lantaran lulus tes CPNS, terhitung Maret enam orang tenaga pendamping program keluarga harapan (PKH), mengundurkan diri. Dinas Sosial Kabupaten Kaur, sudah memastikan pengunduran diri enam pendamping PKH itu. Lantaran, tidak boleh double job.

Mereka adalah Novi Afrizal pendamping PKH Kaur Tengah, Medi Haryanto pendamping PKH Kecamatan Luas. Opika Yuliza pendamping Kecamatan Maje, Nopita Sari pendamping Kecamatan Semidang Gumay. Kemudian pendamping PKH Kecamatan Tanjung Kemuning Nurul Gusmiati.  Terakhir operator PKH yang juga lulus CPNS, sehingga harus mundur dari tugasnya saat ini. Saat ini sisa pendamping PKH di Kaur tinggal 24 orang lagi.

“Karena sesuai aturan pendamping dan operator PKH itu tidak boleh double job jadi dia harus pilih. Jadi PNS atau tetap sebagai pendamping PKH. Mereka mundur karena lulus CPNS baik itu di Kaur, Bengkulu Selatan dan ada juga di Provinsi Bengkulu,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaur, Ilhamto, S.Sos di kantornya (15/3).

Dinas Sosial Kaur akan melaporkan hal ini ke Kementerian Sosial. Untuk mengajukan pendamping PKH pengganti, yang mungkin melalui mekanisme seleksi. Kendati demikian pihaknya belum dapat memastikan kapan seleksi PKH tersebut akan dilaksanakan.

“Yang pasti pengunduran diri pendamping PKH ini akan kita sampaikan ke Kemensos dan bulan April mendatang mereka sudah tidak dapat gaji lagi. Saat ini kita tunggu petunjuk terkait pengganti mereka, apakah tes lagi atau bagai mana kita tunggu saja,” pungkas Ilhamto.(cik)

Berita Lainnya

Hadapi Unas, Pelajar Zikir dan Doa Bersama

KOTA BINTUHAN – Sedikitnya 800 siswa SMA/SMK/MA dan SMP mengikuti dzikir dan doa bersama di ...