Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Sembilan Peserta UKW Muda Kompeten

Sembilan Peserta UKW Muda Kompeten

UKW: Para peserta UKW tampak serius mengikuti ujian di gedung Media Center Diskominfo Mukomuko, Jumat (15/3). (foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Pra Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar hingga dua kali oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mukomuko membuahkan hasil. Dari 10 peserta UKW tingkat Muda, sebanyak sembilan orang dinyatakan kompeten.

Padahal penguji yang datang ke Mukomuko tidak diragukan lagi kapabilitas, kredibilitas, dan integritasnya. Yakni Direktur Investasi dan Administrasi Antara, Dr. Theo Yusuf, SH, MH, dan Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat PWI Pusat H. Muhammad Nasir.

UKW berlangsung mulai hari Kamis (14/3), dimulai pukul 14.00 WIB hingga malam hari pukul 21.00 WIB. Kemudian dilanjutkan Jumat (15/3) dari pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 15.00 WIB.

“Melalui UKW ini mencoba meningkatkan kapasitas anda sebagai wartawan. Kita ingin memastikan kawan-kawan menjadi wartawan yang punya standar,” kata Theo.

Makanya bagi yang dinyatakan belum kompeten, diharap terus belajar. Sedangkan yang sudah kompeten ditingkat muda untuk dapat melanjutkan ke UKW tingkat Madya dan Utama.

“Memang sudah ada standarnya. Yang terpenting kalian mau belajar untuk meningkatkan kemampuan. Dari sabang sampai merauke, standar wartawan sama,” sampainya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Mukomuko, Drs. H. Ruslan, M.Pd, yang sekaligus menutup resmi kegiatan UKW, berharap dari UKW yang sudah dilaksanakan benar-benar dapat membentuk dan meningkatkan kompetensi wartawan, khususnya yang bertugas di Kabupaten Mukomuko.

“Kami dari pemerintah daerah khususnya Dinas Kominfo siap bekerjasama. Bukan mengatur wartawan, tapi bagaimana mengembangkan kompetensi wartawan. Karena ini sangat besar pengaruhnya dengan kelancaran dan kesuksesan pembangunan di daerah,” kata Ruslan.

Plt Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Syahyarudin, S.Sos, M.Si memuji pelaksanaan UKW. Apalagi ada peserta yang sudah lanjut usia, 62 tahun. “Meski usia sudah lanjut, tapi semangat sekali. Menunjukkan ia ingin sekali bisa menjadi wartawan kompeten. Sebagai insan pers memang harus semangat,” ujarnya.

Dikatakan UKW sama halnya ujian sertifikasi bagi dosen maupun guru dan lainnya. Hanya bedanya, wartawan yang sudah sertifikasi tidak mendapatkan tunjangan seperti profesi lainnya.

“Bagi yang sudah UKW harus beda. Baik sikap, terutama integritas. Jangan jual diri anda, jual jasa dengan Rp 50 ribu, harga diri tergadai,’’ pesan Syahyarudin seraya berterima kasih, Pemkab Mukomuko telah memfasilitasi UKW.(hue)

Berita Lainnya

Tidak Bayar THR, Segera Laporkan

MUKOMUKO – Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan dan Tenaga Kerja ...

error: Content is protected !!