Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Pemilu / Sortir 7.181.486 Surat Suara

Sortir 7.181.486 Surat Suara

SORTIR: Penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 17 April di aula KPU Lebong, Jumat (15/3). (foto: aris/rb)

BENGKULU – Seluruh logistik surat suara sudah tiba di Provinsi Bengkulu. Total jumlah surat suara yang tersebar di 10 kabupaten/kota mencapai 7.181.486 lembar. Saat ini 10 KPU kabupaten/kota masih melakukan penyotiran sekaligus pelipatan surat suara di masing-masing daerah.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, S.Ag, MM mengatakan 7.181.486 lembar surat suara itu terbagi untuk pemilihan presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.  “Masih proses pelipatan dan pensortiran. Kita masih menunggu laporan temuan surat suara yang rusak dari masing-masing KPU kabupaten/kota,” jelas Irwan.

Sebanyak 7.181.486 lembar surat suara  yang tersebar di 10 kabupaten/kota, rinciannya Kota Bengkulu 1.275.976 lembar, Bengkulu Utara 1.076.586, Rejang Lebong 1.042.016 lembar, Seluma 707.236 lembar surat suara, Mukomuko 647.872 lembar surat suara.

Kemudian Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) ada 594.466 lembar surat suara. Kepahiang 557.871 lembar, Kaur sebanyak 459.781 lembar, Bengkulu Tengah  ada 422.831 lembar surat suara dan Lebong 396.851 lembar. “Penyaluran logistik surat suara maupun kotak suara serta bilik disalurkan ke masing-masing TPS paling lambat H-1. Kita prioritaskan TPS terjauh seperti di Pulau Enggano,” beber Irwan.

Adapun jumlah surat suara yang diterima masing-masing KPU kabupaten/kota disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2 persen surat suara cadangan per TPS. Surat suara cadangan ini bisa digunakan bila ada surat suara rusak atau keliru dicoblos.

Baru Dapil I

Sementara itu di Kabupaten Lebong, surat suara yang diterima KPU Lebong Senin (11/3) lalu, Jumat (15/3) mulai disortir. Tahap awal, KPU Lebong memulai penyortiran dan pelipatan surat suara untuk daerah pemilihan (Dapil) I. ‘’Kami mulai dulu untuk surat suara DPRD kabupaten,’’ kata Ketua KPU Kabupaten Lebong, Shalahuddin Al Khidr, SE.

Baru selanjutnya, surat suara untuk DPRD provinsi, DPR, DPD dan presiden wakil presiden. Jika sudah selesai untuk dapil I, dilanjutkan ke penyortiran dan pelipatan surat suara dapil II dan III. Ditargetkan penyortiran dan pelipatan suara selesai dalam waktu 10 hari melibatkan 39 masyarakat yang diakomodir setelah mendaftarkan diri.

‘’Namun kita lihat dulu tiga hari ke depan. Rata-rata berapa lembar yang bisa diselesaikan. Kalau tidak terkejar waktunya akan ditambah,’’ terang Shalahuddin.

Khusus, susu yang rusak atau kurang, akan dilaporkan ke KPU Provinsi Bengkulu. Namun khusus susu DPRD Kabupaten diprediksi tidak akan kurang karena setiap KPU diberikan cadangan susu 1.000 lembar dengan asumsi digunakan jika terjadi pemilu ulang.

Namun jika jumlahnya benar-benar kurang atau berkurang akibat rusak, tetap akan dilakukan penggantian. ‘’Mudah-mudahan tidak kurang,’’ tutur Shalahuddin.

Dijelaskannya, penyortiran dan pelipatan surat suara berjalan ketat. Selain diawasi langsung oleh tim KPU, ruang aula KPU Lebong yang dipakai juga sudah dilengkapi CCTV guna mempermudah pengawasan.

Bahkan setiap petugas yang melakukan pelipatan suara wajib memotong kukunya yang panjang agar tidak merusak surat suara. ‘’Dengan aturan yang begitu ketat, kecil kemungkinan surt suara rusak akibat petugas,’’ ungkap Shalahuddin.

Pantauan RB, jumlah keseluruhan surat suara Kabupaten Lebong mencapai 396.851 lembar yang tersimpan dalam 599 boks. Setiap boks rata-rata berisi 500 lembar surat suara. Rinciannya, 78.770 lembar untuk masing-masing surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD, DPR dan pemilihan DPRD provinsi. Kemudian 35.360 lembar surat suara DPRD Lebong Dapil I, 24.999 lembar DPRD Lebong Dapil II dan 21.412 lembar surat suara DPRD Lebong Dapil III.(key/sca)

Berita Lainnya

GNKR Desak KPU Bentuk TPF

BENGKULU – Aksi demo tidak hanya terjadi di Jakarta, KPU Provinsi Bengkulu juga didatangi puluhan ...

error: Content is protected !!