Minggu , 24 Maret 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Tujuh Tersangka Korupsi Alat Lab Segera Tahap II

Tujuh Tersangka Korupsi Alat Lab Segera Tahap II

Agustian

CURUP – Masih ingat dengan kasus dugaan korupsi alat laboratorium Bahasa pada Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabuoaten Rejang Lebong (RL) tahun 2010 lalu. Dimana kegiatan yang nilainya mencapai Rp 3,150 miliar tersebut diduga merugikan negara hingga Rp 801 juta dan mulai dilakukan penyidikan oleh Polres RL sejak tahun 2013 lalu.

Dalam perjalannya, penyidik diketahui sudah menetapkan tersangka hingga 7 orang dengan peran mereka masing-masing. Bahkan kasus ini berkas perkaranya sudah berulang kali bolak balik ke kejaksaan negeri (kejari) RL. Para tersangka dibagi menjadi empat berkas perkara berdasarkan peran mereka dalam kegiatan proyek pengadaan tersebut.

Masing-masing Berkas Perkara (BP) Pertama untuk tersangka berinisial Su selaku Pengguna Aanggaran (PA) sekaligus Kadis Diknas RL yang menjabat waktu lalu. Lalu BP kedua untuk tersangka berinisial AS selaku PPTK waktu itu dan BP Ketiga untuk tersebut berinisial Ha dan YDK selaku ketua serta sekretaris panitia lelang. BP terakhir yang untuk tersangka inisial AK, ZA dan Al selaku anggota panitia lelang saat itu.

‘’Benar, seluruh berkas perkara jumlahnya empat berkas dan sudah kita nyatakan lengkap alias P21. Untuk tersangkanya ada tujuh orang dengan peran mereka masing-masing. Tinggal lagi ini menunggu pelimpahan tahap II, yaitu tersangka dan barang bukti,’’ terang Kajari RL Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Agustian, SH, MH didampingi JPU Fajar Santoso, SH kemarin.

Terpisah, Kapolres RL AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, S.IK mengatakan, mereka sedang mempersiapkan semua barang bukti dan dokumen untuk pelaksanaan tahap II dalam kasus tersebut. Mereka menargetkan pekan depan tahap II untuk seluruh tersangka sudah bisa dilaksanakan.

‘’Penyidikan kasus ini sudah dimulai sejak tahun 2013 lalu dan sudah ditetapkan tujuh tersangka. Kegiatan ini berupa Pengadaan Lab Bahasa pada Dinas Diknas Rejang Lebong tahun anggaran 2010 senilai Rp 3,150 miliar. Kerugian negara yang timbul akibat kegiatan tersebut mencapai Rp 801 juta. Untuk pokok pidananya, diduga ada markup atau pengelembungan harga dari sejumlah item dalam pengadaan Lab Bahasa tersebut,’’ singkat Jery.(dtk)

Berita Lainnya

Penderita Tumor Ganas Butuh Bantuan

CURUP UTARA – Azkha Muhamad Alfajri (4) anak pasangan Supriyanto (32) dan Fitria Junita (30) ...