Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Berita utama / 5 Nelayan Trawl Tersangka

5 Nelayan Trawl Tersangka

BENGKULU – Dit Polair Polda Bengkulu menetapkan 5 nelayan trawl sebagai tersangka dan langsung  melimpahkan perkaranya ke Direktorat Reskrimsus Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter).  Kelima tersangka masing-masing 2 orang dari kelompok nelayan jangkar mas yakni Hasril Tanjung (35) dan Risma Gea (19) warga Kelurahan Sumber Jaya. Sedangkan 3 nelayan lagi dari kelompok nelayan bina bersatu yakni Yusman Bancin (63), Ahyar (40) dan Arlin Duha (29) yang juga warga Kelurahan Sumber Jaya.

Direktur Polair Polda Bengkulu Kombes. Pol. Hindra, S.Sos, MM membenarkan bahwa kelima nelayan trawl tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga membenarkan bahwa untuk penanganan dan proses hukum selanjutnya dilakukan penyidik Tipiter Dit Reskrimsus Polda Bengkulu. “Lima ABK tersebut sudah menjadi tersangka dan sedang diajukan penangguhan penahanan oleh pihak keluarga. Penanganan perkaranya bukan kita lagi (Polair) karena sudah kita serahkan ke Reskrimsus Polda Bengkulu. Ini atas permintaan ketua kelompok nelayan tradisional, pak Joker,” kata Hindra.

Dikatakan Hindra, rencana awal memang kasus trawl tersebut mau ditangani Dit Polair. Namun karena ada permintaan dari pihak nelayan tradisional dari Kelurahan Malabero, akhirnya dilimpahkan ke Reskrimsus. “Tadinya ditangani penyidik Dit Polair tetapi nelayan tersebut tidak mau, mereka protes,” terang Hindra.

Apa alasan nelayan tradisional tidak mau kasus trawl itu ditangani Dit Polair? “Alasannya pada tahun 2016 lalu masyarakat nelayan tradisonal pernah menyerahkan nelayan trawl ke Dit Polair. Tapi pada saat proses penyidikan tersangkanya diambil paksa oleh nelayan Pulau Baai dengan melakukan aksi demo. Karena mayoritas masyarakat Pulau Baai adalah nelayan trawl. Untuk menjaga stabilitas mako Dit Polair yang pada saat itu hampir dirusak massa dari nelayan trawl maka kasus tersebut tidak diproses sehingga nelayan tradisional kecewa,” jelas Hindra.

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Ahmad Tarmizi saat dikonfirmasi membenarkan kasus trawl tersebut saat ini ditangani Subdit Tipiter.(tew)

Berita Lainnya

Pertarungan Sengit PAN Vs Nasdem

LEBONG – Kabupaten Lebong dipastikan ikut sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Kendati ...

error: Content is protected !!