Selasa , 26 Maret 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Kapolda: Dana Desa Harus Dihabiskan

Kapolda: Dana Desa Harus Dihabiskan

RAMAH TAMAH: Kapolda Bengkulu dan Danrem 041/Gamas saat ramah tamah di Balai Daerah yang juga dalam rangka HPN tingkat Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko, Jumat (15/3) malam. Penyerahan Cinderamata dari Bupati Mukomuko. (foto : peri/rb)

MUKOMUKO – Dikemukakan Kapolda Bengkulu Brigjen. Pol. Drs. Supratman, MH, pemerintah desa harus menghabiskan seluruh Dana Desa yang diperoleh. Sebab, jika tidak habis, dana tersebut harus dikembalikan. Gunakan sepenuhnya Dana Desa  untuk pembangunan di desa. Ini disampaikan Kapolda saat menghadiri malam ramah tamah dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019 di Balai Daerah Pemkab Mukomuko, yang turut dihadiri Danrem 041/Gamas Kolonel Inf. Dwi Wahyudi, S.AN, MM.

“Memang uang itu harus dihabiskan. Karena kalau tidak habis, dikembalikan, rugi. Apalagi dana yang dikucurkan di Provinsi Bengkulu, mencapai Rp 1 triliun,” kata Kapolda.

Namun bukan berarti, dengan harus dihabiskan itu, pemerintah desa atau kepala desa. Menggunakan dana tersebut secara sembarangan. “Saya sangat berharap kerjasamanya. Kami mendukung penuh pembangunan di Provinsi Bengkulu, termasuk di Kabupaten Mukomuko,” kata Kapolda.

Dana Desa dikucurkan pemerintah untuk kemakmuran desa. Dulu lanjut Kapolda, ke desa selalu kondisi jalannya becek, rusak dan susah. Sebaliknya, sekarang ini, terlihat kades malah bingun hendak diapakan dana yang dikucurkan.  “Silahkan, itu hak desa untuk membangun di desa dengan DD. Perekonomian, sosial dan pembangunan. Silahkan gunakan dengan baik,” tegas Kapolda.

Ia menjamin, Kades aman menggunakan DD. Bahkan Kapolda meminta, masyarakat melaporkan jika ada anggota Polri yang mencoba nakal dengan pengelolaan dana di desa. Kapolda juga meminta Kades rutin berkoordinasi dengan pendamping desa, Babinkamtibmas, dan ke pemerintah daerah. Agar semuanya berjalan lancar.
“Saya jamin, jika anggota saya nakal, lapor dengan saya. Dengan catatan, dana desa digunakan dengan baik. Kalau tak mengerti, kan ada pendamping. Kalau kurang jelas, ajak Babin, konsultasi ke Pemda,” sampai Kapolda.

Selain Danrem, juga hadir Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, Kapolres MUkomuko AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK, Dandim 0428/Mukomuko Letkol. Inf. I Wayan Hadi, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan organisasi dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Mukomuko. (hue)

Berita Lainnya

Aktivitas Karaoke dan Panti Pijat Dibatasi

MUKOMUKO – Mediasi antara pengusaha pemlik usaha karaoke dan panti pijat, berhasil digelar. Dimediasi oleh ...

error: Content is protected !!