Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Berita utama / Mantan Sekda Seluma Mulkan Tajudin Ditahan di Lapas Bentiring

Mantan Sekda Seluma Mulkan Tajudin Ditahan di Lapas Bentiring

TIBA: Mantan Sekda Seluma, Mulkan Tajudin dikawal oleh Kasi Intel Kejari Seluma, Citra Apriyadi, SH, MH (kanan), saat tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Sabtu (16/3). (foto : yayan/rb)

SELUMA- Pasca ditangkap Jumat (15/3)  mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma, Drs. Mulkan Tajudin,MM langsung diterbangkan tim gabungan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma, Kejari Bengkulu dan Kejati Bengkulu, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kajari Seluma, M. Ali Akbar, SH, MH, ke Bengkulu. Usai tiba Sabtu (16/3) pukul 13.45 WIB, Mulkan Tajudin langsung diserahkan ke Lapas Bentiring, Bengkulu.

“Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Lapas Bentiring, untuk menjalani vonis hukuman atas perbuatannya tersebut,” kata Kasi Intel Kejari Seluma, Citra Apriyadi, SH, MH.

Terpidana korupsi Mulkan Tajudin tersebut tidak lagi menjalani persidangan.  Mulkan tinggal menjalani hukuman berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 1864 K/PID.SUS/2013 tanggal 9 Desember 2013.  Sesuai putusan Mahkamah Agung Mulkan  terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan dijatuhi pidana penjara selama empat tahun kurungan penjara dan denda sebesar Rp 200 juta subsidair ebulan kurungan penjara.

“Jadi kita hanya melaksanakan putusan Mahkamha Agung tersebut. Sehingga tersangka langsung kita serahkan ke Lapas Bentiring untuk menjalani hukumannya tersebut,” jelas Citra.

Mulkan Tajudin adalah tersangka kasus korupsi pakaian dinas (Pakdin) harian ASN Seluma tahun anggaran 2007 dengan pagu anggaran  Rp 2,4 miliar. Dalam proyek tersebut Mulkan Tajudin bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).  Akibat perbuatannya, bersama dua rekannya yakni Asisten Administrasi Setda Seluma, Drs. Faisal Bustaman, selaku panitia pengadaan Pakdin dan Kabag Umum Setda Seluma, Drs Abdul Wahid, MM, selaku PPTK pengadaan Pakdin tersebut, negara mengalami kerugian Rp 716, 2 juta.  Kedua rekan Mulkan tersebut telah menjalani eksekusi hukuman pada 14 Mei 2014. Sementara Mulkan Tajudin, saat itu kabur, sehingga belum melaksanakan vonis hukuman.  Ia tertangkap di daerah Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (aba)

Berita Lainnya

Pertarungan Sengit PAN Vs Nasdem

LEBONG – Kabupaten Lebong dipastikan ikut sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Kendati ...

error: Content is protected !!