Kamis , 21 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Nelayan Waspadai Gejolak Keamanan

Nelayan Waspadai Gejolak Keamanan

WASPADA: Kelompok nelayan di Desa Pekik Nyaring mewaspadai ancaman nelayan dengan alat tangkap trawl. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Kelompok nelayan di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), mewaspadai gejolak keamanan pascapembakaran kapal milik nelayan yang menggunakan alat tangkap trawl beberapa hari lalu. Nelayan Pekik Nyaring yang berbatasan langsung dengan Kota Bengkulu, merasa khawatir ikut menjadi sasaran dari nelayan yang ingin melakukan balas dendam pada nelayan tradisional.

“Karena nelayan kami di sini (Pekik Nyaring, red) adalah nelayan tradisional,” jelas Ketua Kelompok Masyarakat, Zulkarnedi, Minggu (17/3).

Selain itu, diakui Zulkarnedi, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan, jangan sampai kejadian di Kota Bengkulu yang memang dekat dengan wilayahnya, ikut menjadi korban. Lokasi pencarian ikan nelayan Pekik Nyaring juga sama dengan lokasi pencarian ikan yang menggunakan alat tangkap trawl.

“Seharusnya, memang untuk lokasi pencarian ikan ditentukan, karena lokasi pencarian ikan dengan alat tangkap jenis trawl minimal 5 mil dari bibir pantai,” katanya.

Namun, seringkali pihaknya menemukan nelayan dengan alat tangkap trawl juga mencari ikan dekat dengan nelayan tradisional. Padahal, alat tangkap tersebut sangat membahayakan karena akan mengikis habis semua jenis ikan mulai dari yang kecil hingga yang besar.

Sementara itu, Kapolres BU, AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Pondok Kelapa, Iptu Budimansyah melalui Bhabinkamtibmas, Bripka Yohanes mengatakan, pengawasan perlu dilakukan, apalagi pascakejadian pembakaran kapal di perairan dengan nelayan Pekik Nyaring.

“Nelayan juga terus memantau kondisi dan berharap tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (vla)

Berita Lainnya

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Usul 200 Lampu Jalan

BENTENG – Tahun 2020 nanti, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Tengah kembali ...

error: Content is protected !!