Kamis , 25 April 2019
Home / Metropolis / 130.857 BNPT Disalurkan April

130.857 BNPT Disalurkan April

Iskandar ZO

BENGKULU –  Sebanyak 130.587 warga se Provinsi Bengkulu tahun ini akan kembali mendapat jatah program Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dari jumlah tersebut, baru ada 2 kabupaten saja yang sekarang sudah berjalan program BNPTnya yakni Rejang Lebong dan Kota Bengkulu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, Dr H Iskandar ZO, SH, M.Si menyatakan bahwa April mendatang, seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu menerapkan program BPNT. Jadi nantinya akan ada 8 kabupaten yang baru melaksanakannya. Ke 8 kabupaten tersebut adalah Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah.

Untuk jumlah penerimanya sendiri masih data lama yang berasal dari daftar jumlah penerima Rasta. Akan tetapi, pihaknya sekarang sedang turun ke lapangan untuk mendata ulang. “Bulan April mendatang, seluruh kabupaten/kota sudah menerapkan BPNT dengan penerima rasta berubah menjadi penerima BNPT,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak ada potongan sama sekali dalam program BPNT. Untuk bantuannya sendiri masih sama seperti sebelumnya yakni sebesar Rp 110.000 perbulannya. Untuk proses penerimaan bantuannya sendiri, Dinsos sudah bekerja sama dengan agen BRI-Link dan  e-Warung Kube.

Jadi nanti saat penerima ingin mengambil bantuan berupa beras atau telur bisa datang ke tempat yang sudah bekerja sama dan ATM-nya akan digesek untuk mengambil telur atau beras sesuai nominal bantuan yang didapatkan.

“Kita mengharapkan bantuan tersebut dapat membantu orang miskin keluar dari kemiskinanya,” harapnya. Ia juga menyatakan bahwa di lapangan akan disertakan pengawas. Yang mana nantinya pengawasan di lapangan akan ada tim kordinator baik Kabupaten/Kota, Kecamatan dan lainnya. Nantinya tim pengawasan tersebut akan mengawasi pelaksanaan BNPT.

Ia juga mengingatkan kepada pedamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar dalam pencairan BPNT, pendamping tidak melakukan pencairan secara kolektif melainkan harus dilakukan langsung oleh masyarakat yang mendapatkan bantuan. Pendamping PKH baru boleh membantu melakukan proses pencairan atau pengambilan BPNT bila penerima BPNT tersebut benar-benar tidak bisa mengambilnya seperti karena lansia, karena kesehatan dan faktor lainnya.

Bahkan sebelumnya sudah ada petugas pendamping yang dipecat karena menyalahi prosedur yang berlaku. “Nantinya akan ada tim pengawas dilapangan, apabila ada yang menyalahi aturan bisa dapat melaporkannya langsung ke dinas sosial,” tutupnya. (cw1)

Berita Lainnya

Drainase Bermasalah, Ruas Jalan Banjir

BENGKULU – Sejumlah ruas jalan di Kota Bengkulu tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur ...

error: Content is protected !!