Jumat , 28 Februari 2020
Home / Probis / Investor Baru Pasar Modal Syariah Tumbuh Positif

Investor Baru Pasar Modal Syariah Tumbuh Positif

WORKSHOP: Prof Dr. KH. Ma’ruf Amin beserta istri mengabadikan kenangan bersama Karo Ekonomi dan SDM, Dr. Anzori Tawakal dan para narasumber usai menggelar seminar Pasar Modal Syariah dan Workshop Wartawan, Rabu (20/3). (foto: iksan/rb)

BENGKULU – Seminar Pasar Modal Syariah dan Workshop Wartawan yang berlangsung, Rabu (20/3) terasa spesial, lantaran  hadir Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin. Seminar yang digelar di Grage Hotel Bengkulu itu berlangsung menarik, karena Prof Ma’ruf Amin mampu menjelaskan dengan kaidah-kaidah usul fikh yang sangat dikuasainya, saat mengupas peran dan manfaat Pasar Modal Syariah untuk  kemajuan ekonomi bangsa Indonesia.

Menariknya, dalam seminar ini terungkap pertumbuhan investor di Pasar Modal Syariah dari tahun 2017 ke tahun 2018, di Pulau Sumatera mencatatkan tren yang positif. Yakni meningkat sebesar 92 persen atau bertambah menjadi sebesar 21.329 investor syariah baru sepanjang tahun 2018.

“Untuk  di Pulau Sumatera, Bengkulu berada di peringkat ketiga setelah Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Ini suatu angka yang sangat menggembirakan,” papar Pelaksana Harian (PH) Kepala Kantor BEI Bengkulu, Bayu Saputra Ramadhan.

Bayu mengatakan, seiring berkembangnya teknologi dan modernisasi, masyarakat di Indonesia mulai beralih mencari alternatif baru dalam berinvestasi jangka panjang menjadi investing society di pasar modal. “Berbagai kebijakan yang diimplementasikan oleh PT. Bursa Efek Indonesia, seperti pemberlakuan proses penyelesaian transaksi bursa menjadi T +2 telah meningkatkan likuiditas dan jumlah frekuensi transaksi perdagangan BEI,” jelasnya.

Investor di Pasar Modal Indonesia, sebut dia, juga memiliki alternatif untuk  bertransaksi efek syariah di Pasar Modal, dengan mengacu pada fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) . “Penerapan prinsip syariah pada Pasar Modal telah mendapatkan fatwa dari DSN MUI melalui fatwa nomor 40/DSN-MUI/X/2003 dan fatwa mengenai mekanisme transaksi efek bersifat ekuisitas melalui fatwa nomor 80/DSN-MUI/III/2011,” bebernya.

Seminar sekaligus workshop itu berlangsung sekitar 4 jam. Dibuka pula sesi tanya jawab yang mengupas tentang pertumbuhan dan kiat-kiat agar berhasil sukses menjadi investor di Pasar Modal Syariah. Selain KH. Ma’ruf Amin, dua pembicara turut dihadirkan masing-masing Kepala Divisi Syariah  FAC, Muhamad Hery Gunawan dan Pelaksana Harian (PH) Kepala Kantor BEI Bengkulu, Bayu Saputra Ramadhan. (iks)

Berita Lainnya

Hypermart Berikan Promosi Spesial

BENGKULU – Akhir bulan Februari ini, Hypermart kembali menghadirkan promosi spesial untuk pelanggan setianya. Manager …