Jumat , 19 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Terbukti Melanggar, Puluhan APK Ditertibkan

Terbukti Melanggar, Puluhan APK Ditertibkan

DITERTIBKAN: Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019 ditertibkan oleh tim gabungan, Rabu (20/3).

KEPAHIANG – Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019, yakni 9 buah baliho, 15 buah spanduk, dan 17 bendera, kemarin (20/3) ditertibkan oleh tim gabungan Bawaslu Kepahiang, KPU Kepahiang, Satpol PP, dan aparat kepolisian dari Polres Kepahiang. Puluhan APK ini ditertibkan lantaran telah melanggar aturan kampanye sesuai dengan sesuai PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye.

Ketua Bawaslu Kepahiang, Rusman Sudarsono, SE mengungkapkan, dieksekusinya puluhan APK tersebut lantaran teguran dan peringatan yang disampaikan oleh Bawaslu Kepahiang kepada pemilik APK tidak diindahkan. Sehingga setelah melakukan pengkajian dengan berbagai pihak, Bawaslu Kepahiang akhirnya memilih mengambil tindakan tegas dengan langsung melakukan penertiban.

“Eksekusi ini sudah melalui tahapan pengkajian, kemudian kepada pemilik APK bersangkutan juga telah kita berikan imbuan secara tertulis, tapi tidak diindahkan. Sehingga kita terpaksa mengambil tindakan,” jelas Rusman.

Adapun wilayah penertiban yang dilakukan kemarin, meliputi Kecamatan Kepahiang, Merigi, Ujan Mas dan Muara Kemumu. “Sebenarnya di kecamatan lain juga ada APK yang melanggar, seperti di Tebat Karai dan Seberang Musi. Namun saat ini sudah ditertibkan oleh pemiliknya,” ujar Rusman.

Disinggung mengenai jenis pelanggaran apa saja yang menjadi dasar penertiban, Rusman mengatakan, pelanggaran APK paling banyak menjadi temuan yakni terkait aturan zona terlarang untuk pemasangan APK. “Sejauh ini tidak ada yang kompalin atau  yang mempermasalahkan, karena APK yang kita amankan ini terbukti melanggar. Saat ini seluruh barang buktinya kita amankan di Sekretariat Bawaslu Kepahiang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rusman menegaskan, kendati telah melakukan penertiban, namun bukan berarti ke depannya Bawaslu merasa tugasnya sudah selesai. Bahkan Bawaslu Kabupaten Kepahiang sudah merencanakan penertiban berikutnya yang bakal menyasar ke desa-desa yang ada di Kabupaten Kepahiang.

“Untuk sementara baru hari ini (kemarin, red), tapi tak menuntup kemungkinan pada hari berikutnya kita akan kembali bergerak ke lapangan, bahkan masuk ke wilayah pedesaan,” tegasnya. (sly)

 

Berita Lainnya

Ada Potensi Bencana, BPBD Bentuk Desa Siaga Bencana

KEPAHIANG – Kondisi geografis Kabupaten Kepahiang yang berada dalam zona merah gempa bumi dan ring ...

error: Content is protected !!