Rabu , 24 Juli 2019
Home / Metropolis / 120 Siswa Gagal Ikut USBN

120 Siswa Gagal Ikut USBN

BENGKULU – Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMA dan SMK berakhir, Kamis (21/3). Dari pelaksanaan ini diketahui ada 120 pelajar SMA maupun SMK di Provinsi Bengkulu gagal mengikuti USBN karena Drop Out (DO) alias putus sekolah. Rinciannya, 74 pelajar SMK yang mayoritas didominasi Kota Bengkulu, dan SMA ada sekitar 46 pelajar.

“Tidak hadir USBN ada 78 pelajar SMK, dan sekitar 64 pelajar SMA. Jumlah itu sudah termasuk yang DO maupun izin dan sakit. Itu dari laporan terakhir yang masuk ke kita dari MKKS,” kata Sekretaris Panitia Ujian Nasional (UN) Provinsi Bengkulu Syaiful Amri, M.Pd.

Dijelaskannya lagi, dari 78 pelajar SMK yang tidak hadir itu, 74 diantaranya sudah DO dan sisanya empat pelajar lagi tidak hadir karena sakit dan izin. Untuk empat peserta yang sakit itu sudah mengikuti USBN susulan. Sementara 64 pelajar SMA yang tidak hadir, 46 diantaranya sudah DO dan sisanya 18 orang beralasan sakit dan izin.

“Untuk peserta USBN susulan SMA ada 18 siswa. Ujian susulan USBN SMA dilaksanakan mulai hari ini (22/3) hingga 29 Maret mendatang,” tambah Syaiful.

Sementara itu, Total peserta USBN tingkat SMK terdata ada 8.086 pelajar dari 95 SMK USBN, dan peserta SMA sendiri ada 16.047 siswa dari 139 SMA tersebar di 10 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Bengkulu. “Besok (hari ini, red) mulai jadwal susulan USBN. Wajib diikuti oleh peserta kalau mau lulus, karena nilai USBN ikut menentukan kelulusan. Bukan lagi ujian nasional,” bebernya.

Mata pelajaran USBN susulan sesuai jadwal, meliputi hari pertama Jumat (21/3) pendidikan agama dan matematika. Kemudian hari kedua fisika/ekonomi dan pendidikan Pancasila, hari ketiga Senin (25/3) mapel kimia/geografi dan bahasa Indonesia, Selasa (26/3) biologi/sosiologi dan bahasa Inggris, Rabu (27/3) matematika permintaan/sejarah dan seni budaya, Kamis (28/3) sejarah Indonesia dan pendidikan olahraga kesehatan, Jumat (29/3) sastra Indonesia dan sastra Inggris.

“Dalam waktu dekat ini kita juga akan menghadapi UNBK tingkat SMK 25-28 Maret, dan UNBK SMA/MA mulai 1-2 April, 4 April dan 8 April. Susulannya serentak 15-16 April,” sambung Syaiful.

Ditambahkan Syaiful ada 4 mata pelajaran yang diujikan, yaitu untuk tingkat SMK ada bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan teori kejuruan. Sedangkan SMA juga ada bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris dan 1 mata pelajaran jurusan. “Untuk menghadapi pelaksanaan ujian nasional nanti malam (tadi malam, red) digelar rakor dengan kepala sekolah,” terangnya.

Sementara itu., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Budiman Ismaun mengimbau siswa peserta ujian nasional dapat mempersiapkan diri dengan belajar untuk menghadapi ujian. Jangan berharap bisa melakukan tindak curang seperti mengandalkan kunci jawaban, melihat cotekan atau bekerjasama dengan peserta lainnya. “Pelaksanaan ujian nasional untuk SMA/SMK semuanya menggunakan komputer jadi tidak bisa lagi  curang. Belajar mulai dari sekarang untuk persiapan menghadapi ujian,” imbuhnya. (key)

Berita Lainnya

Komite Jangan Beratkan Wali Murid

BENGKULU – Saat ini peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020 sudah mulai masuk sekolah. Dengan ...

error: Content is protected !!