Selasa , 19 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Kembangkan Palawija dan Padi Darat

Kembangkan Palawija dan Padi Darat

BENTENG – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Benteng, tahun ini mengembangkan tanaman palawija. Beberapa daerah sudah dicanangkan untuk lokasi penanaman palawija termasuk pengembangan lahan padi darat. “Saat ini Kecamatan Pondok Kelapa masih dominan untuk lahan pertanian,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Benteng, Drs. Supawan Said.

Daerah lain yang juga masuk dalam pengembangan tanamam palawija adalah Kecamatan Talang Empat, Pondok Kubang, Taba Penanjung dan Semidang Lagan serta Karang Tinggi. Daerah tersebut kondisi lahannya ada pada dataran rendah dan wilayah mudah resapan air. Sementara untuk daerah dataran tinggi Seperti Bang Haji, Pematang Tiga, lebih cocok untuk pengembangan padi darat.

“Pola pengembangan harus disesuaikan dengam kondisi lahan,” ujarnya.

Dengan demikian, perencanaan pengembangan pertanian akan lebih terarah. Disamping upaya pengembalian lahan sesungguhnya seperti di Kecamatan Pondok Kelapa, saat ini lahan persawahan juga kembali digalakkan seiring rencana pembangunan sarana pertanian seperti irigasi.

“Kami juga fokus untuk pengembalian lahan yang telah beralih fungsi,” demikian Supawan.

DD tahun 2019 sebesar 147 miliar, sudah berada di kasda. Dana itu belum dicairkan karena perangkat desa masih menyusun laporan pertanggungawab DD triwulan ke III tahun 2018. Selain itu ada persyaratan baru untuk pencairannya, yakni desa harus membuat pernyataan tanggung jawab mutlak kepala desa terhadap dana DD yang dicairkannya. Kemudian surat pernyataan kades siap melaksanakan kegiatan DD baik itu fisik dan non fisik. Siap menerima dana DD tahun 2019 dan siap menyampaikan laporan penggunaan DD tahun 2019 kepada PMD. Terakhir, siap menerima sangsi dan penundaan pencairan jika SPj tidak lengkap. (vla)

Berita Lainnya

Pemerintah Harus Jaga Masyarakat dari Kisruh Tambang

BENTENG – Polemik di tambang Bara Mega Quantum (BMQ) yang masih belum selesai dengan baik ...

error: Content is protected !!