Sabtu , 20 April 2019
Home / Daerah / Lebong / Lebong Tertinggi Pakai Alat Kontrasepsi

Lebong Tertinggi Pakai Alat Kontrasepsi

PELABAI – Sepanjang tahun 2018, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebong berhasil mengajak 4.451 Pasangan Usia Subur (PUS) menggunakan alat kontrasepsi. Jumlah itu merupakan angka tertinggi se Provinsi Bengkulu karena realisasinya jauh melebihi target.

Dikatakan Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lebong, Drs. Firdaus, persentase pemasangan alat kontrasepsi kepada PUS di Lebong mencapai 184,2 persen dari target yang ditetapkan provinsi sebanyak 2.417 PUS.  Jumlah pemasangan alat kontrasepsi itu benar-benar dipasangkan kepada peserta baru. ”Yakni PUS yang selama ini belum pernah menggunakan alat kontrasepsi,” terang Firdaus.

Dengan penambahan itu, artinya sudah 17 ribuan PUS di Lebong yang dipasangkan alat kontrasepsi. Pemasangan alat kontrasepsi dimaksud adalah jenis iud dan implan. Teknisnya ditanamkan di rahim Wanita Usia Subur (WUS).

Rata-rata PUS yang menggunakan alat kontrasepsi ini adalah pasangan yang memang sudah tidak berniat menambah jumlah anak. ”Pemasangan alat kontrasepsi jenis iud dan implan merupakan salah satu teknis pembatasan kelahiran yang paling optimal saat ini,” ungkap Firdaus.

Tidak dipungkirinya, pemasangan alat kontrasepsi masih banyak mendapat penolakan dari PUS. Umumnya para suami dengan berbagai alasan. Dipastikannya penolakan itu karena kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya penggunaan alat kontrasepsi dalam upaya pengendalian jumlah penduduk. ”Kami pastikan pemasangan alat kontrasepsi tidak berpengaruh buruk terhadap kesehatan,” tutur Firdaus.

Diharapnya ke depan semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya memasang alat kontrasepsi. Justru itu pihaknya terus mengupayakan mengajak masyarakat mendukung program pengendalian jumlah penduduk.

Salah satunya dengan memaksimalkan program penyuluhan Keluarga Berenca (KB) oleh petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). ”Kami minta penyuluh yang ditugaskan benar-benar optimal dalam bekerja,” tutup Firdaus.(sca)

Berita Lainnya

Baru 2 Hari di Lebong, Bocah 5 Tahun Hanyut

AMEN – Jum’at pagi (19/4), warga Desa Talang Bunut, Kecamatan Amen digegerkan hanyutnya Rahmat Gatra ...

error: Content is protected !!