Selasa , 25 Juni 2019
Home / Berita utama / Pasutri dan Siswi SMP Tewas

Pasutri dan Siswi SMP Tewas

LAKA MAUT: Pasangan suami istri, Budiono (44) dan Sutarmi (41) meninggal di tempat kejadian di ruas jalinbar Kecamatan Ketahun, Sabtu (23/3). (foto : shandy/rb)

BENGKULU – Kecelakaan maut menewaskan tiga orang warga dalam sehari Sabtu (23/3). Ketiga korban tewas yakni pasangan suami istri (pasutri) Budiono (44) dan Sutarmi (41) warga Desa Air Petai, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara  serta Rosa, siswi SMP warga Desa Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah (Benteng).

Peristiwa tersebut terjadi di tempat dan waktu berbeda. Lakalantas yang dialami  Budiono dan Sutarmi sekitar pukul pukul 06.30 WIB di ruas jalan lintas barat (jalinbar) Kecamatan Ketahun persisnya di jalan yang melewati kawasan perkebunan PT. Pamor Ganda. Sementara laka tewas yang dialami Rosa sekitar pukul pukul 16.30 di ruas jalan KM 11 Desa Pondok Kelapa.

Budiono dan istrinya meregang nyawa dengan luka di kepala setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil dump truck. Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut menuturkan keduanya sempat masuk ke kolong truk meskipun tak sampai tergilas.

Diduga kepala korban menghantam bagian besi bawah truk hingga mengalami luka robek dan mengeluarkan darah segar hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga di sekitar TKP sempat tak berani mengevakuasi korban lantaran banyak darah. Apalagi korban diketahui sudah tidak bernafas lagi usai kejadian. Setelah polisi di TKP baru korban dilarikan ke Puskesmas terdekat dalam kondisi sudah meninggal.

Data terhimpun, sebelum tabrakan tersebut, Budiono bersama istri yang diboncengnya dari Putri Hijau hendak menuju Ketahun menggunakan motor Yamaha Vega BD 6023 DW. Persis di jalan menikung dari arah berlawanan datang dump truck BD 8271 GK yang dikemudikan Yogi Siswanto (26) warga Desa Talang Kering, Kecamatan Air Napal. Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tak bisa terhindarkan lagi.

Kapolres BU AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Ketahun AKP. Mario Eko Santosoi, SH, S.IK menuturkan mobil truk dan pengemudinya sudah diamankan di Mapolsek Ketahun. Polsek menyerahkan pengusutannya ke Sat Lantas Polres BU.

Siswi Dilindas Truk

Lakalantas dialami Rosa terjadi di ruas jalan Desa Pondok Kelapa. Sepeda motor  Yamaha Mio nopol BD 5604 YL yang dikendarai Rosa bertabrakan dengan truk nopol BD 8299 DL bermuatan getah karet yang disopiri Ari Wibowo, warga Kecamatan Air Periukan, Kebupaten Seluma.

Kronologis kejadian, mobil truk datang dari arah BU menuju Kota Bengkulu. Tepat di dekat jembatan Desa Harapan, Rosa bermaksud menyalip mobil truk batu bara, namun dari arah berlawanan datang mobil truk yang dikemudikan Ari Wibowo. “Saat itu motor hilang keseimbangan,” terang saksi mata, Herman warga setempat.

Motor yang dikendarai Rosa oleng lalu terjatuh. Secara bersamaan korban terlindas ban truk yang mengakibatkan Rosa meninggal dunia di tempat kejadian. Kapolres BU, ALBP Ariefaldi Warganegara SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Pondok Kelapa Iptu Budimansyah S.Sos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.  “Saat ini sudah ditangani Unit Satlantas Polres BU. Korban masih SMP. Sudah dibawa ke rumah duka,” jelasnya, kemarin.(qia/vla)

Berita Lainnya

Rusli Bertahan Maju Pilwagub

BENGKULU – Tahapan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) mandeg di parpol pengusung. Dua nama Calon Wakil ...

error: Content is protected !!