Kamis , 27 Juni 2019
Home / Berita utama / Sultan: DPD Wadah Memperjuangkan Rakyat

Sultan: DPD Wadah Memperjuangkan Rakyat

Sultan Bachtiar Najamudin

BENGKULU – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tidak hanya sebagai wadah untuk  memperjuangkan kepentingan daerah ditingkat nasional, tetapi juga menjadi wadah untuk  memperjuangkan aspirasi atau kepentingan rakyat khususnya terkait dengan anggaran.  Selain itu, DPD juga menjadi ruang aktualisasi politik daerah pada tataran kebijakan politik  nasional dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“DPD RI hadir ditengah masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat khususnya terkait anggaran di tingkat pusat,” kata Sultan B Najamudin, Minggu (23/3)

Wewenang tersebut telah diatur dalam Pasal 22D Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Sehingga DPD haruslah dapat memperjuangkan kepentingan rakyat  di daerah ke Pemerintah Pusat. Dengan memperjuangkan kepentingan tersebut, maka  diharapkan kesejahteraan didaerah akan lebih terjamin.

“Dengan adanya DPD maka rakyat memiliki jaminan untuk diperjuangkan di Pusat sehingga  Pemerintah bisa lebih peka terhadap daerah yang belum sejahtera atau terlupakan,” ujar  Sultan.

Tidak hanya itu, DPD RI juga harus siap turut melakukan pengawasan program dana desa  dan kelurahan yang dijanjikan pemerintah pusat akan cair di awal April 2019. Dimana saat  ini harus ada forum masyarakat desa dan kelurahan yang dibentuk untuk menangani  masalah dana kelurahan agar berjalan efektif seperti yang direncanakan.  “DPD RI sangat mendukung wadah ini dan sangat terbuka untuk membantu  mensosialisasikan program-program dana kelurahan ke masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dalam keterbatasan kewenangan dalam hal menjalankan tugas legislasi, DPD RI  tetap berhak mengajukan RUU, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU  tertentu dan pengawasan terhadap pelaksanaan APBN serta memiliki kewewenangan   untuk melakukan pemantauan dan evaluasi atas  perda. “DPD RI harus menjemput bola untuk menanyakan permasalahan apa yang ada di daerah.  Walaupun bukan yang mengetuk palu soal besaran pembagian dana desa dan kelurahan  tapi harus bisa menyuarakan dan mengajukan pandangan ke pemerintah terhadap alokasi  dan sebaran dana kelurahan,” ucap Sultan.

Lebih lagi, DPD RI juga harus memperjuangkan penambahan anggaran untuk daerah.  Sehingga diharapkan Pemerintah daerah bisa memperoleh anggaran yang lebih besar dari  pemerintah pusat.  “Kalau anggaran dari pusat besar ke daerah, maka bisa ikut meningkatkan kesejahteraan  masyarakat di daerah juga,” ujar Sultan.

Ia menilai, banyak kesejahteraan belum mampu diterima oleh masyarakat di Bengkulu,  berbagai harga komoditas pertanian mulai dari Kelapa Sawit dan Karet hingga kini belum  menunjukkan kenaikan. Bahkan banyak petani mengeluh karena pendapatan tidak sesuai  dengan biaya perawatan kebun. Sehingga menyebabkan mereka mengalami kerugian. “Untuk menjawab permasalahan tersebut, dibutuhkan DPD yang siap membantu  memperjuangkan rakyat di daerah khususnya di Bengkulu,” kata Sultan.

Tidak hanya persoalan murahnya harga komoditas pertanian, permasalahan konflik agraria  masih terjadi di Bengkulu. Beberapa perusahaan dengan tega mengambil lahan pertanian  masyarakat hingga menambah penderitaan yang sampai saat ini belum juga berakhir.  Untuk itu, dirinya akan berusaha maksimal mendorong pemerintah pusat untuk  menyelesaikan konflik agraria di daerah agar selesai. “Hingga kini masih banyak ditemukan konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan baik  perkebunan dan pertambangan di Bengkulu, DPD harus bisa menyampaikan hal tersebut ke  Pemerintah Pusat dan menyelesaikannya,” tutur Sultan.

Berbagai permasalahan didaerah sudah menjadi tugas dan tanggung jawab DPD untuk  menyampaikannya ke Pemerintah Pusat. Sehingga rakyat haruslah dapat memilih calon  DPD RI yang mumpuni dan mampu serta memiliki jaringan yang luas di tingkat pusat.  Sehingga berbagai permasalahan yang terjadi di daerah mampu tidak hanya ditampung  tetapi diselesaikan dengan baik.  “Sebagai rakyat yang baik dan cerdas, pilihlah DPD RI yang benar-benar memperjuangkan  aspirasinya di tingkat pusat,” harap Sultan.

Sultan B. Najamudin yang dulunya pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu  pada periode 2013-2015 diyakini mampu menjawab berbagai persoalan dan permasalahan yang saat ini tengah dihadapi masyarakat Bengkulu. Karena dibawah kepemimpinannya banyak perubahan besar yang terjadi di Bengkulu, bahkan ekonomi saat itu tumbuh  dengan baik walaupun kondisi ekonomi global sedang mengalami permasalahan pada  2014 lalu. (rls/tim)

Berita Lainnya

Tampilan Baru New Honda BeAT Street eSP Semakin Ekspresif

BENGKULU – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran terbaru untuk New Honda BeAT Street ...

error: Content is protected !!