Sabtu , 20 April 2019
Home / Metropolis / 10 Tahun PAD Parkir Tak Capai Target

10 Tahun PAD Parkir Tak Capai Target

Target dan Capaian PAD Parkir

BENGKULU – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan menaikkan tarif retribusi parkir terus mendapat tanggapan dari berbagai kalangan. Seperti dinilai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu M. Awaludin, bahwa sejak 10 tahun Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir tidak pernah tercapai.

Apalagi Komisi II DPRD Kota sebagai mitra kerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota terus mengawasi persoalan tersebut.

“Jangan dulu bicara soal rencana kenaikan tarif parkir. Sementara target PAD parkir yang ditetapkan saja tidak pernah tercapai maksimal. Seharusnya hal inilah yang harus dievaluasi, kenapa sampai target PAD tak pernah tercapai,” ketus Awaludin.

Selain itu sambung Awaludin,  ada baiknya Pemkot dalam menyikapi minimnya target PAD retibusi parkir selama ini membuat formulasi baru. Salahsatunya bisa pengalihan parkir ke dinas lain yakni Badan Pendapatan untuk mendapatkan PAD maksimal. “Karena dengan dikelola Badan Pendapatan tentunya bisa terstuktur. Dan bisa gunakan sistem komputerisasi. Termasuk juga pengeluaran karcisnya akan kita hitung secara rinci. Agar tidak terjadi kebocoran PAD parkir,” ungkapnya.

Dikatakan Awaludin, Kota Bengkulu merupakan sebagai kota pelayanan jasa, sudah seharusnya sektor pengelolaan PAD retribusi parkir hasilnya harus maksimal. Pihaknya kecewa setiap tahun terus dievaluasi namun masih hasilnya tetap juga sama tidak pernah tercapai target.

“Ketika pemkot ada rencana mau menaikkan tarif parkir. Maka pemkot harus menyampaikan juga alasan dan kajian lengkap rencana tersebut ke DPRD. Sebab bagaimana mungkin mau menaikkan tarif, sementara target PAD parkir saat ini saja tidak pernah tercapai. Inilah yang menjadi perhatian serius bagi kita untuk evaluasi bersama,” paparnya.

Hal lainnya disampaikan Anggota DPRD kota lainnya Zulaidi mengungkapkan, rencana kenaikan tarif parkir itu sah-sah saja dilakukan. Namun hal itu harus dikaji dengan matang melibatkan sejumlah pihak.

“Karena jangan sampai menaikkan tarif parkir kesannnya nanti sepihak. Maka harus melibatkan tim kajian akademisi, tokoh masyarakat serta perwakilan juru parkir. Agar rencana kenaikan parkir itu dikaji matang dan tidak menimbulkan polemik dimasyarakat nantinya,” tuturnya.

Selain itu menurut Zulaidi, perbaikan sistem pengelolaan parkir memang harus dilakukan mulai sekarang. Sebab target PAD parkir kenyataannya selama ini memang tidak pernah tercapai. “Pemkot harus melakukan evaluasi menyeluruh kenapa target PAD selama ini tidak pernah tercapai,” imbuhnya.

Sementara itu terkait hal itu, Kepala UPTD Parkir di Dinas Perhubungan (Dishub) kota, Najamudin mengatakan, bahwa rencana kenaikan tarif parkir tersebut masih berupa usulan. “Soal kenaikan itu baru renacan usulan. Nanti masih akan dibahas bersama lagi. Tentunya juga akan melibatkan bagian hukum pemkot dan perangkat lainnya,” kata Najamudin.(new)

Berita Lainnya

Kapolda: Pemanfaatan Gedung Mapolsek Sungai Serut Tunggu Tuntas 100 Persen

BENGKULU – Keberadaan gedung yang direncanakan untuk Mapolsek Sungai serut sudah dilakukan sejak 2 tahun ...

error: Content is protected !!