Selasa , 23 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Dibacok, Warga Ibul Luka Parah

Dibacok, Warga Ibul Luka Parah

DIBACOK: M. Syaifullah alias Ipul (21) saat dibawa ke Rumah Sakit Hasanudin Damrah Manna. (foto : rio/rb)

KOTA MANNA – Aksi pembacokan dialami M. Syaifullah alias Ipul (21), warga Kelurahan Ibul, Kecamatan Kota Manna pukul 19.20 WIB, Sabtu (23/3). Peristiwa tersebut terjadi di depan Puskesmas Kota Manna. Ipul mengalami cidera serius dan kritis, sehingga mendapat perawatan intensif di RSHD Manna.  Ipul mengalami luka di bagian bawah dada sebelah kanan, bagian belakang dan pergelangan tangan kanan. Hal itu akibat bacokan senjata tajam jenis parang oleh pelaku.

“Korban masih mendapat perawatan di RSHD Manna. Orangtua korban sudah melapor,” terang  Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo, S.I.K, MH melalui Kapolsek Kota Manna, AKP Tasrin didampingi Kanit Reskrim Polsek Kota Manna, Aiptu Suisman SH.

Data terhimpun, kejadian pembacokan yang dialami korban terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Saat itu korban sedang nongkrong di Taman Merdeka bersama teman wanitanya. Saat sedang asyik nongkrong, korban tiba-tiba dihampiri pelaku dan langsung membabi buta membacok korban menggunakan parang yang dibawanya. “Dari keterangan saksi, saat itu ada sekitar lima orang yang mendatangi korban. Tapi yang melakukan pembacokan kepada korban hanya seorang,” jelas Kanit Reskrim.

Sontak kejadian itu menghebohkan pengunjung Taman Merdeka yang sedang menikmati malam Minggu. Karena diserang secara tiba-tiba, saat itu korban tidak melawan. Bahkan korban sempat ditindih oleh pelaku sambil dilakukan pembacokan. Warga sekitar yang ramai melihat tidak berani melerai karena pelaku menggunakan senjata tajam. Namun setelah korban mengalami cidera parah, pelaku kemudian langsung kabur bersama rekan-rekannya.

Melihat korban yang sudah terkapar, warga sekitar langsung membawa korban ke RSUHD Manna untuk mendapat pertolongan medis. Saat tiba di rumah sakit, kondisi korban memprihatinkan, sebab korban telah banyak kehabisan darah. Korban harus dioperasi dan mendapat donor darah.

Belum ada informasi jelas terkait motif penyebab pembacokan tersebut. Tapi dari informasi yang diterima RB dari salah satu sumber, pembacokan dipicu karena masalah keluarga. “Dugaan sementara motifnya masalah keluarga, tapi masih kami dalami,” jelas Kanit Reskrim.

Informasi lain yang RB peroleh, Ro kakak terduga pelaku ikut menjadi korban dalam kejadian itu. Jari tengah tangan kirinya nyaris putus akibat sabetan senjata tajam. Ro mengalami luka tersebut akibat berupaya melerai pembacokan yang dilakukan oleh adiknya kepada korban. Hingga Minggu (24/3), ia juga masih mendapat perawatan di RSHD Manna atas cidera tersebut.(tek)

Berita Lainnya

3.197 Siswa Ikuti USBN

KOTA MANNA –  Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Selatan (BS) Yudi Satria, SE, MM memantau pelaksanaan ...

error: Content is protected !!