Senin , 22 Juli 2019
Home / Breaking News / Duda Ditemukan Tewas

Duda Ditemukan Tewas

EVAKUASI : Puluhan warga saat menyaksikan proses evakuasi jasad korban, Minggu (24/3) malam. (foto : peri/rb)

MUKOMUKO – Warga Desa Ujung Padang Kecamatan Kota Mukomuko, Minggu (24/3) malam mendadak heboh. Pasalnya, tercium aroma tidak sedap dari salah satu rumah. Diketahui, rumah tersebut dihuni seorang pria berstatus duda, Rusdi (50) dengan ibunya yang sudah sangat renta, Siti Rajat (95). Setelah diintip warga dari jendela dan ventilasi rumah, terlihat Rusdi dalam kondisi tergolek tak bergerak. Serta tubuh korban sudah membengkak. Lantaran kondisi rumah terkunci, warga tak berani mendobrak masuk.

“Kami tidak berani langsung masuk. Jadi menghubungi polisi untuk datang,” ujar Dayun tetangga korban.

Usai anggota Polsek Mukomuko Utara tiba di lokasi dan langsung  masuk ke dalam rumah, didapati di dalam, Siti Rajat tengah berbaring karena usia yang sudah sangat tua. Kemudian ditemukan di dalam kamar, jasad Rusdi dalam kondisi terlentang dan sudah tidak bernyawa. Polisi pun langsung mendatangkan tim Inafis dari Polres Mukomuko. Serta mobil ambulan milik Satlantas Polres Mukomuko. Polisi mengevakuasi ibu dari korban ke rumah warga.

“Rencananya malam ini juga langsung di kebumikan di TPU Ujung Padang,” kata Dayun.

Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai nelayan di Pantai Indah Mukomuko Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Dikatakan Dayun, terakhir ia melihat korban pada Jumat (22/3) pagi.  Korban merupakan anak bungsu dari Siti Rajat. Setelah bercerai, korban hanya tinggal berdua dengan ibunya. Ia juga yang sehari-hari merawat ibunya yang sudah tua renta.

“Mungkin sudah dua harian korban meninggal dunia. Tapi baru ketahuan setelah kami di sini mencium aroma tidak sedap. Untuk mengetahui penyebab kematian, itu polisi yang langsung melakukan olah TKP,” demikian Dayun. (hue)

Berita Lainnya

Sibak dan Kota Mukomuko Lolos 8 Besar

MUKOMUKO – Dari sebanyak 16 tim yang turun dalam perhelatan Liga Desa Nusantara (LDN) seri ...

error: Content is protected !!