Minggu , 21 Juli 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Kerusakan Jalan Semakin Parah

Kerusakan Jalan Semakin Parah

MENGANGA: Inilah salah satu kondisi jalan di Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur yang menunjukan lubang besar menganga digenangi air. (foto : wanda/rb)

CURUP TIMUR – Pemerintah Provinsi Bengkulu (Pemprov) sepertinya harus benar-benar memperhatikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan mereka di Kabupaten Rejang Lebong. Pasalnya, tidak hanya banyak yang diancam longsor, namun kondisi kerusakan jalan yang semakin parah juga terjadi.

Salah satunya kondisi jalan antara Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Rejang Lebong dan Jembatan perbatasan Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur dan Kelurahan Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang. Dari pantauan RB , kerusakan jalan kondisinya sudah semakin parah. Apalagi kerusakan sudah terjadi sejak tahun lalu tersebut terjadi di dua titik yang tidak berjauhan.

Titik pertama atau hanya beberapa meter dari jembatan lubang besar menganga digenangi air terlihat jelas. Sehingga pengendara yang melintas, terutama kendaraan roda empat harus mengambil jalur lawan ketika akan melintas. Sedangkan di titik jalan lainnya terlihat bekas tambal sulam sudah kembali hancur dan kerusakan nyaris memakan seluruh badan jalan.

Sarida (41) warga setempat yang dibincangi RB kemarin mengatakan, kondisi jalan tersebut semakin hari semakin mengkhawatirkan. Selain memang menjadi jalur perlintas kendaraan besar Kepahiang-Curup, jalan provinsi tersebut memang tanpa saluran drainase yang memadai di kiri kanan jalan. ‘’Karena kalau hujan, air pasti menggenangi jalan, terutama titik yang dulunya di tambal sulam. Lubang jalan semakin hari semakin bertambah dan mulai membesar,’’ terang Sarida.

Mardian (37) warga lainnya pemilik bengkel yang berada tepat diseberang lubang besar tidak jauh dari jembatan mengakui, kondisi jalan rusak tersebut sudah sering mengakibatkan kecelakaan tunggal pengendara motor yang melintas. Pasalnya, kalau hujan sedang turun lubang jalan tidak terlihat karena ditutupi genangan air yang terkadang sampai merendam jembatan.

‘’Kalau hujan deras, lubang jalan digenangi air dan tidak terlihat oleh pengendara motor maupun mobil. Apalagi kalau malam hari, kondisi jalan di sini cukup gelap karena memang kurang penerangan lampu jalan. Sudah sering saya bantu orang kecelakaan, terutama motor, dalam satu bulan belakangan sudah beberapa kali terjadi. Ya harapan kita, kalau bisa segera diperbaiki, tapi jangan hanya tambal sulam, tidak akan tahan lama,’’ harap Mardian.(dtk)

Berita Lainnya

Penetapan Tersangka Saat HUT Adhyaksa

CURUP – Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong (RL) menargetkan dalam ...

error: Content is protected !!