Kamis , 25 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Korslet, Rumah Petani Dilalap Api

Korslet, Rumah Petani Dilalap Api


TUNJUKKAN: Anggota polisi menunjukkan sisa puing-puing kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Malang dialami Rosmina (63), seorang petani warga Desa Talang Karet Kecamatan Tebat Karai. Ia harus rela kehilangan bagian rumahnya lantaran dilalap api. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB Minggu (24/3), saat itu korban Rosmina sedang berada di sawah yang jaraknya tak jauh dari rumahnya.

Api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik tersebut, melahap habis bagian dapur rumah Rosmina. Beruntung api cepat bisa dipadamkan oleh warga sekitar dengan upaya seadanya. Belum diketahui berapa kerugian materil yang dialami korban atas kejadian tersebut.

Data terhimpun, api pertama kali muncul di bagian dapur rumah korban. Saat itu kondisi rumah tengah kosong, lantaran seluruh penghuninya sedang berada di sawah. Api pertama kali membakar bagian atap dapur rumah korban yang terbuat dari bambu tersebut, kemudian menjalar ke bagian rumah lainnya. Warga yang melihat kejadian tersebut pun langsung bergerak memadamkan api, agar tidak merambat ke bagian rumah lainnya.

“Awalnya kami melihat ada asap tebal keluar dari rumah ibuk Ros, kemudian tak lama muncul api di bagian dapur. Beberapa warga pun langsung bergerak mengambil air untuk memadamkannya. Beruntung tak semua bagian rumah terbakar,” ungkap Saksi Mata, Medi (30) warga sekitar.

Sementara Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK ketika dikonfirmasi mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya kebaran. Hanya saja dugaan sementara kejadian tersebut disebabkan oleh korsleting listrik. Hal ini setelah pihaknya melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi tetangga korban.

“Sementara kebakaran diduga terjadi akibat arus pendek listrik. Karena dari informasi dan data yang kami terima, di bagian dapur rumah korban banyak sekali sambungan kabel listrik yang dipasang dengan tidak beraturan,” tutupnya. (sly)

Berita Lainnya

Kepahiang Terima 7 Ribu Benih Kopi dari Bogor

KEPAHIANG – Guna peningkatan produksi kopi di wilayah Kabupaten Kepahiang, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan ...

error: Content is protected !!