Kamis , 25 April 2019
Home / Metropolis / Wawali Targetkan PAD Parkir Rp 15 Miliar

Wawali Targetkan PAD Parkir Rp 15 Miliar

Tarif Parkir Kota Bengkulu

BENGKULU – Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM menyampaikan, bila kenaikan tarif parkir yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) dapat terwujud, diprediksi target Pendapat Asli Daerah (PAD) parkir akan bisa mencapai Rp 15 miliar.

“Selama ini PAD parkir kita hanya mencapai Rp 4,3 miliar. Bila itu dinaikkan seratus persen hitungannya bisa mencapai Rp 10 miliar. Bahkan tidak menutup kemungkinan  dengan memanfaatkan potensi parkir  yang baru lainnya,  nanti Insya Allah bisa mencapai Rp 15 miliar,” ujar Dedy, Senin (25/3).

Menurut Dedy, revisi Peraturan Daerah (Perda) retribusi parkir di tepi jalan tersebut akan disahkan segera bersama DPRD Kota. Ia menyebutkan, bahwa alasan Pemkot menaikkan tarif parkir tersebut lantaran berkaca di lapangan selama ini masyarakat membayar parkir kepada petugas parkir.

“Faktanya selama ini membayar parkir itu tidak ada lagi uang Rp 1000. Yang dipungut itu seperti motor itu Rp 2000, mobil kadang dipungut Rp 3000 atau sampai Rp 4000. Maka dari itu kita akan menaikkan kenaikan tarif parkir seratus persen,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Dedy, dalam Peraturan Walikota (Perwal) baru secara teknisnya Dinas Perhubungan (Dishub) tetap menerbitkan Surat Perintah Tugas ( SPT) para juru parkir. Namun secara sistem keuangannya semua tugas pengelolaan keuangan parkir ada di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). “Ya kita berharap PAD parkir ke depan lebih maksimal lagi,” katanya.

Diketahui dalam Perda Retribusi Parkir di Tepi Jalan Kota Bengkulu saat ini, tarif parkir kendaraan roda dua (motor) dipungut sebesar Rp 1000, kendaraan roda empat (mobil) dipungut sebesar Rp 2000. Sementara usulan Pemkot revisi tarif parkir kota tersebut, untuk kendaraan roda dua (motor) menjadi Rp 2000, dan kendaraan roda empat (mobil) dipungut tarif menjadi Rp 3000.

Terpisah, Anggota DPRD Kota, Heri Ifzan mengatakan, bahwa pembahasan rencana kenaikan tarif parkir tersebut bisa cepat dilakukan bersama DPRD Kota. Pemkot dimintas segera menyampaikan naskah akademik usulan revisi Perda Retribusi Parkir tersebut. Sebab mengingat sebentar lagi akan masuk usulan Rancangan APBD Perubahan.

“Kita minta Pemkot segera menyampaikan naskah akademik revisi Perdanya seperti apa, karena untuk dibahas bersama. Tentunya semua Anggota DPRD Kota harus tahu. Sebab hal ini mengingat kebijakan yang menyangkut masyarakat banyak,” bebernya.

Sementara, Anggota DPRD Kota, Hamsi menilai,  bahwa soal usulan kenaikan tarif parkir tersebut harus dikaji dengan matang. Sebab hal ini jangan sampai menimbulkan polemik berkepanjangan di antara masyarakat. “Yang jelas kita juga harus lakukan uji petik ulang di lapangan sebelum dilakukan revisi Perda Retribusi Parkir Kota tersebut. Ketika kenaikan tarif tejadi tentu akan menimbulkan pro dan kontra. Makanya hal ini harus dikaji dengan matang,” paparnya. (new)

Berita Lainnya

Pemprov Kaji Peluang Rekrut CPNS dan PPK

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengkaji kemungkinan untuk merekrut calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 ...

error: Content is protected !!