Senin , 22 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Sekda: Masih Banyak ASN Tidak Disiplin

Sekda: Masih Banyak ASN Tidak Disiplin

ABSEN: Aparatur Sipil Negara (ASN) Bengkulu Selatan saat absen lewat finger print di Pemkab. (foto: rio/rb)

KOTA MANNA – Banyak laporan yang masuk ke Sekertaris Daerah (Sekda) Bengkulu Selatan (BS) terkait dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) malas bertugas, direspon cepat Sekda BS, Yudi Satria, SE, MM.

Sekda akan meminta data para esselon III dan esselon IV untuk dilakukan evaluasi kinerja di masing–masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Meski telah memanfaatkan absen lewat finger print, tapi ASN di BS tetap saja ada yang nekat malas bekerja sebagai abdi Negara. Kondisi ini berdampak pada kinerja ASN dan sistem pemerintah di BS. Karena itu Sekda akan melakukan pemeriksaan kinerja esselon III dan IV.

Tak tanggung–tanggung Sekda akan melakukan evaluasi kinerja hingga evaluasi jabatan kepada para esselon III dan IV jika nantinya terbukti ada yang sering malas masuk kantor.

Diakui Sekda, saat ini laporan yang masuk para ASN di BS lebih cenderung tidak berada di ruangan setelah absen finger print pada pagi hari. Padahal menurut Sekda para ASN tersebut sudah mendapatkan TPP yang nilainya cukup besar. Sehingga untuk meminimalisir hal itu Sekda akan melihat daftar apel pagi di masing– masing OPD dan sekretariat Pemkab BS. “Laporan memang ada, kebanyakan mereka (ASN) setiap habis absen mereka menghilang,” terang Sekda

Sekda juga menegaskan agar 4.000 ASN di BS tidak main– main dalam menjalankan tugas. Ini disebabkan predikat C yang diraih pada pertemuan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip).

Padahal kata Sekda, Kabupaten BS merupakan kabupaten induk. Jadi ia wajib menekankan supaya pada penilaian berikutnya Sakip di  BS harus meraih predikat A.

“Bagaimana meraih nilai A kalau ASN-nya banyak yang malas. Karena itu pada seluruh ASN BS berubahlah agar tidak malas,” himbaunya.(tek)

Berita Lainnya

Honor Petugas Rumah Ibadah Belum Cair

KOTA MANNA – Pemkab Bengkulu Selatan (BS) melalui Bagian Kesra sudah melakukan penganggaran senilai Rp ...

error: Content is protected !!