Senin , 22 April 2019
Home / Daerah / Seluma / Talang Rami Terancam Tak Terima DD/ADD

Talang Rami Terancam Tak Terima DD/ADD

SELUMA – Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, terancam tidak dapat menerima kucuran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019. Pasalnya hingga saat ini, Desa Talang Rami belum tutup buku atau belum melaporkan realisasi DD/ADD tahun 2018. Syarat mutlak bagi desa penerima DD/ADD ini harus menyelesaikan laporan realisasi tahap per tahap untuk kembali menerima kucuran DD/ADD tahap berikutnya.

“Ya, benar. Hingga kini Desa Talang Rami belum menyampaikan laporan tersebut, yang seharusnya telah disampaikan akhir tahun 2018 lalu,” terang Inspektur Inspektorat Seluma, Drs. Ramlan Fahmi, M.Si melalui Inspektur Pembantu (Irban) II, Najamudin Muis, Rabu (27/3).

Dijelaskan Najamudin, keterlambatan Desa Talang Rami belum menyampaikan laporan realisasi DD/ADD tahun 2018 tersebut, dikarenakan banyaknya temuan dalam realisasi DD tahun 2018. Selain itu juga, keterlambatan ini juga disebabkan mantan Kades yang tersandung perkara hukum, yang saat ini masih dalam proses.

“Harapan kita, secepatnya laporan tersebut disampaikan ke kita. Karena akan kita verifikasi, sebelum sebelum berkas tersebut disampaikan ke PMD untuk mengambil rekomendasi pencairan DD/ADD tahap I ini,” kata Najamudin.

Lanjutnya ada 11 desa di Kabupaten Seluma yang dilaporkan oleh masyarakat terkait realisasi DD tahun 2018 ini. Sebelas desa tersebut yakni Desa Suban dan Kayu Elang, Kecamatan Semidang Alas. Lalu Desa Talang Beringin, Talang Rami, Lubuk Resam dan Desa Sekalak, Kecamatan Seluma Utara. Kemudian Desa Tanjung Seluai dan Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan. Selanjutnya Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil. Lalu Desa Lubuk Lagan dan Petai Kayu, Kecamatan Talo.

“Namun sepuluh desa sudah menyampaikan laporan realisasi DD tahun 2018. Cuma Talang Rami satu-satunya yang belum,” ucap Najamudin.

Namun demikian, tambah Najamudin, sebelas desa ini tetap akan dilakukan audit khusus oleh Inspektorat Seluma. Terkhusus Desa Suban, audit telah dilakukan dan dijadwalkan selesai pada 12 April mendatang. “Sepuluh desa yang juga masuk audit khusus ini, memang telah menyampaikan laporan realisasi tahun 2018. Namun karena banyak laporan masyarakat, maka akan kita lakukan audit khusus, sebelum rekomendasi ke PMD kami keluarkan,” demikian Najamudin. (aba)

Berita Lainnya

15 Wajah Baru di DPRD Seluma, Ketua DPRD Kaur Jatah Partai Golkar

SELUMA – Sebanyak 15 caleg wajah baru berdasarkan hasil perolehan suara Pemilu 2019 untuk DPRD ...

error: Content is protected !!