Rabu , 22 Mei 2019
Home / Metropolis / Tarif Baru Grab, Bisa Pengaruhi Penumpang

Tarif Baru Grab, Bisa Pengaruhi Penumpang

Tarif Baru Grab

BENGKULU – Kebijakan tarif  baru ojek online yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ternyata cukup rentan mempengaruhi terhadap turunnya permintaan konsumen untuk menggunakan jasa ojek online. Hal itu diungkapkan langsung oleh Person In Charge (PIC) Grab Bengkulu, Yayan kepada RB Rabu (27/3).

“Dengan tarif yang lebih tinggi dari sebelumnya, yang berjumlah Rp1.600-1.800 /km, dengan kenaikan tarif di angka Rp 1.850 – Rp 2.300 /km. Tentu konsumen perlu menyesuaikan diri kembali dengan kemungkinan bertambahnya ongkos yang harus dikeluarkan.” Ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan kenaikan tarif  tersebut para mitra pengemudi mungkin akan merasa lebih diuntungkan. Sebab tarif batas bawah dan atas mengalami kenaikan dari yang sebelumnya. “Dengan tarif baru, bisa jadi nanti orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi ketimbang jasa ojek online,” jelasnya.

Sementara itu, mitra pengemudi Grab Kota Bengkulu Mulyadi (23) mengatakan, ia belum bisa mengetahui dampak yang akan terjadi tentang kenaikan tarif tersebut, karena baru akan diberlakukan pada 1 Mei 2019. “Sudah beberapa bulan ini saja sudah terasa sepi, apalagi kalo nanti tarifnya naik.” Pungksnya.

Sebelumnya Kemenhub telah menentukan tarif baru ojek online di setiap daerah di Indonesia, tarif akan dibagi menjadi tiga zona. Pembagian tiga zona tersebut akan memiliki tarif yang berbeda-beda, dan Kota Bengkulu masuk kedalam zona satu yang merupakan cakupan wilayah Sumatera, Jawa selain Jabodetabek, dan Bali. (cw2)

Berita Lainnya

Kakanwil Pertahanan Ingatkan Tingkatkan Nasionalisme untuk Keutuhan NKRI

BENGKULU – Selasa (21/5) siang, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Inf. Sarjono didampingi ...

error: Content is protected !!