Kamis , 25 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Tercatat 13 SMP yang Siap UNBK

Tercatat 13 SMP yang Siap UNBK

MUKOMUKO – Dari 47 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Mukomuko, baru 13 sekolah siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Artinya, 34 sekolah masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensisl (UNBKP).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko, Winarto, S.Pd, mengatakan kendala tersebut karena masih belum didukung sarana dan prasarana. Tak hanya kesiapan komputer atau laptop, tapi fasilitas listrik dan jaringan internet juga tidak mendukung.

“Apa boleh buat, karena memang keterbatasan sarana dan prasarana. Jadi baru 13 sekolah yang siap melaksanakan UNBK tahun ini,” papar Winarto.

Karena itu, tahun ini ada kegiatan pengadaan sejumlah perangkat komputer berikut sama kelengkapan pendukung untuk memudahkan pelaksanaan UNBK. Tetapi dikarenakan keterbatasan anggaran, pengadaan ini hanya difokuskan untuk satu sekolah dulu.

Rencananya pengadaan tersebut untuk kebutuhan komputer di SMPN 14 Mukomuko, Kecamatan Air Dikit. Dana sebesar Rp 94,5 juta itu untuk pengadaan 14 unit komputer. Dan  anggaran untuk peralatan pendukung lainnya supaya bisa digunakan untuk UNBK, yakni sebesr Rp 291,6 juta.

“Peruntukkannya untuk satu sekolah. Selain komputer, termasuk didalamnya untuk membeli perangkat server, clien dan juga komputer serta peralatan cadangan. Tapi tidak termasuk genset,” tutur Winarto.

Jadi pada UNBK tahun mendatang setidaknya bisa diikuti 14 SMP. Karena satu sekolah lagi, kebutuhan sarana dan prasarana untuk UNBK diadakan tahun ini.

‘’Tahun ini tetap 13 sekolah. Karena untuk pengadaan komputer yang difokuskan di satu sekolah itu belum dalam waktu dekat. Pengadaannya baru berjalan akhir tahun. Makanya target 14 SMP bisa UNBK itu untuk tahun 2020,” jelasnya.

Ditambahkan dengan pengadaan komputer sekolah masih terbatas, berimbas masih sedikit SMP bisa ikut UNBK. Tapi Disdikbud Mukomuko tahun ini kembali melaksanakan pengadaan puluhan unit laptop untuk guru.

Total dana untuk pengadaan sekitar Rp 861 juta. Ini untuk pengadaan 50 sampai 60 unit laptop. “Kalau laptop memang beda peruntukannya. Dan ini memang sudah berjalan sejak dua tahun terakhir.,” demikian Winarto. (hue)

Berita Lainnya

Akhir April, TPG Cair

MUKOMUKO – Lebih dari 800 guru yang menanti pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) di triwulan ...

error: Content is protected !!