Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Tersangka UU Fidusia ke Jaksa

Tersangka UU Fidusia ke Jaksa

DILIMPAHKAN: Tersangka kasus Undang-Undang Fidusia inisial Su alias Pi (38), warga Kecamatan Kota Manna dilimpahkan polisi ke Kejari Bengkulu Selatan. (foto: rio/rb)

KOTA MANNA – Sempat mendekam di sel tahanan Polres Bengkulu Selatan (BS), tersangka Su alias Pi (38), warga Kecamatan Kota Manna, akhirnya dilimpahkan penyidik Unit Pidum Sat Reskrim Polres BS ke Kejari BS.

Tersangka kasus Undang-Undang Fidusia itu dilimpahkan setelah berkas pemeriksaan dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari BS, dan siap untuk disidangkan.

‘’Tersangka sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Berkasnya sudah dinyatakan P21,’’ papar Kapolres BS, AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim, AKP. Enggarsah Alimbaldi, SH, S.IK disampaikan Kanit Pidum, Ipda. Priyanto, SH.

Sementara Kasi Pidum Kejari BS, Joni Astriaman, SH, melalui JPU, Lutiarti, SH membenarkan telah menerima berkas tersangka. Selanjutnya JPU akan menyusun berkas dakwaan sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN)  Manna untuk disidangkan.

Sementara menunggu berkas dakwaan selesai, tersangka ditahan di Rutan Klas II B Manna. Penahanan dilakukan untuk memudahkan proses sidang dan mengantisipasi tersangka agar tidak kabur. “Kalau berkas dakwaan sudah selesai, tersangka dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” papar Luti.

Sekedar mengingatkan, tersangka yang telah memiliki dua anak ini sebelumnya dilaporkan salah satu perusahaan leasing motor di BS, karena mengambil kredit motor menggunakan identitas palsu.

Dalam laporan tersebut disebutkan jika tersangka sudah tujuh bulan menjalankan kredit motor tersebut. Tapi baru satu bulan bayar angsuran. Pihak leasing kemudian hendak melakukan penyitaan motor tersebut, ternyata motor tidak ada ditangan identitas yang diberikan tersangka saat mengambil kredit motor.

Setelah ditelusuri, ternyata tersangka sengaja pinjam identitas salah satu kerabat saat kredit motor. Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Pidusia dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.(tek)

Berita Lainnya

Terkesan Provokatif, Bupati Tinggalkan Rapat

KOTA MANNA -Hearing antara Bupati Bengkulu Selatan (BS) Gusnan Mulyadi, SE, MM dengan  para pejabat ...

error: Content is protected !!